Sulawesi Tengah

Dandim 1311/Morowali Sidak SPBU Bahomaoni

“Kita akan tertibkan di areal SPBU ini, tujuanyaadalah kita ingin menciptakan keyamanan di SPBU. Olehnya Kedepan jika masyarakat tidak ada kupon maka tidak akan dilayani, dan tidak ada lagi yang bisa bermain di SPBU ini.”

Dandim menegaskan, ” Apabila ada anggota saya yang terlibat di SPBU Bahomohini dan SPBU Emea laporkan kepada saya, dan saya akan proses dan tindak tegas.” Tandasnya.

Sementara Kadis Perikanan dan Kelautan Kabupaten Morowali Drs Fajar menghimbau kepada masyarakat nelayan yang mau mendapatkan BBM harus punya rekomendasi yang resmi dari Dinas Perikanan.

” kalau mau jadi penyalur BBM harus ada ijin resmi, karena banyak nelayan yang dijadikan alat saja, setelah kami cek banyak BBM yang tidak tepat sasaran di pulau.” Tandasnya.

Tahun 2020 nanti kita akan tertibkan kembali ijin atau rekomendasi dan tidak ada lagi berlaku rekomondasi tahun 2019. semua harus ijin baru lagi, ungkapnya Kadis Perikanan.

Saat Sidak Dandim 1311 Morowali didampingi Kasdim Mayor Inf Arifin Rito Wibowo dan, sejumlah personil Kodim 1311 Morowali. Selain itu juga hadir jajaran Pemkab Morowali diantaranya, Kadis Perikanan, Dinas Pertanian dan Kabag Perekonomian serta sejumlah Pol PP.

Antrian di SPBU Bahomohoni diakibatkan menumpuknya ratusan jergen disekitar Nosel dan menjadi fenomena setiap hari di SPBU ini.

Masyarakat berharap Sidak yang dilakukan Dandim 1311 Morowali dapat memberikan perubahan nyata di area SPBU sehingga pengendara tidak lagi antri berjam jam lamanya.

Juga Kepada Pemerintah Kabupaten Morowali dalam memberikan rekomendasi kepada kelompok nelayan dan kelompok tani diharapkan betul betul sesuai dengan data yang valid.

Peliput : Abd Rahman Tanra.
Editor : A Jueni.

print

Laman: 1 2

Berita Populer

To Top