BANDA ACEH

Pelaku Kejahatan Seksual Pada Anak di Lingkungan Sekolah Terus Meningkat

AKBP Trisno Riyanto Kapolres Banda Aceh didampingi Satreskrimum Polres Banda Aceh saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah media di Mapolres Banda Aceh.

AKBP Trisno Riyanto Kapolres Banda Aceh didampingi Satreskrimum Polres Banda Aceh saat memberikan keterangan pers kepada sejumlah media di Mapolres Banda Aceh.

BANDA ACEH, IGLOBALNEWS.CO.ID – Bersesuaian dengan ketentuan UR RI Nomor : 17 Tahun 2016 tentang penerapan PERPU Nomor : 01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor : 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan anak dan menetapkan bahwa Kejahatan seksual terhadap anak sebagai kejahatan atas kemanusiaan dan tindak pidana luar biasa, maka penanganan hukum juga harus luar biasa.

Oleh sebab itu, tidaklah ada alasan untuk kasus kejahatan seksual ini diselesaikan dengan pendekatan dan cara-cara kompromi dan damai, sebab ancaman hukuman bagi predator kejahatan seksual terhadap anak pidana pokoknya minimal 10 tahun dan maksimal 20 tahun.

Dengan demikian, SBY (45) terduga pelaku kejahatan seksual terhadap 6 siswinya dapat diancam hukuman 20 tahun dan bahkan seumur hidup, demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait dalam keterangan pers yang disampaikannya dari markas Komnas Perlindungan Anak di Jakarta Timur, Jumat (29/11/2019).

Lebih lanjut Arist Merdeka menjelaskan, atas perbuatannya seorang guru kontrak di sebuah Sekolah Dasar di Banda Aceh inisial SBY (45) ditangkap karena diduga mencabuli 6 siswinya. Modus yang dilakukan SBY dalam menjalankan aksinya dengan menyuruh korban menghafal kitab.

Pelaku yang sudah beristri ini baru 2 bulan bekerja sebagai guru kontrak di SD tersebut dan selama 2 bulan mengajar, ada enam (6) korban yang telah dicabuli kata Kapolresta Banda Aceh Kombes Trisno Riyanto kepada wartawan Rabu 27 November 2019..

Lebih lanjut Kombes Trisno memberikan penjelasan, terungkapnya kasus yang memalukan ini setelah seorang korban melapor kepada orang tuanya telah dicabuli oleh SBY.

Baca Juga  Pangdam IM Pimpin Upacara HJK ke-73 di Blang Padang

Menurut Trisno, saat kejadian korban yang masih kelas 4 SD yang duduk di bangku belakang ruang belajar selalu didatangi pelaku.

print

Laman: 1 2

Berita Populer

To Top