Hukum

Oknum Pegawai Honor di Kejari Teluk Dalam, Persulit Awak Media untuk Komfirmasi

NIAS SELATAN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Terkait banyaknya kasus yang mengendap di Kejaksaan Negeri Teluk Dalam, baik kasus yang dilimpahkan dari Kepolisian maupun laporan pengaduan yang langsung disampaikan oleh masyarakat di Kejari Teluk Dalam membuat media mengatensi untuk melakukan konfirmasi.

Misalnya kasus tindak pidana kriminal, kasus korupsi Dana Desa (DD), bahkan kasus yang baru-baru ini santer diperbincangkan yaitu kasus pemalsuan tandatangan yang mengakibatkan kerugian keuangan negara hingga milyaran rupiah dan hal ini melibatkan mantan bendahara Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan, Niswa Opratiwi Duha.

Namun keinginan awak media untuk melakukan konfirmasi terkait banyaknya kasus yang penanganannya jalan di tempat oleh oknum-oknum jaksa di Kejari Teluk Dalam, mendapat kesulitan sebab salah seorang oknum tenaga honor di Kejari Teluk Dalam kerap menghalangi wartawan yang datang untuk konfirmasi kepada Kajari, Kasi Pidsus termasuk Kasi Intel dan Kasi Pidum dengan alasan bahwa orang yang ingin ditemui sedang sibuk sehingga wartawan harus menunggu selama berjam-jam, bahkan hingga berhari-hari tidak muncul juga.

Maka dapat disimpulkan bahwa wartawan tidak di beri kesempatan oleh tenaga honor tersebut untuk melakukan konfirmasi kepada aparat Kejaksaan Negeri Teluk Dalam. Karena terkesan dipersulit oleh oknum honorer, awak media menemui salah seorang jaksa untuk menanyakan mengenai sulitnya aparat untuk ditemui oleh wartawan. Namun dengan sepele menjawab “saya tidak tahu,” ujarnya sambil meninggalkanawak media.

Situasi penegakan hukum dan tingkat kepekaan sosial di wilayah Kabupaten Nias Selatan sangat memprihatinkan, masyarakat yang membuat laporan di Kejari dan di Polres Nias Selatan sangat kecewa atas perkembangan laporan pengaduan mereka yang tidak jelas sebab sangat sulit dikonfirmasi. Awak media lainnya juga telah berulang kali datang ke Kejari guna konfirmasi terkait kasus-kasus sebagaimana telah disebutkan di atas. Dan terakhir pada kamis (31/10/2019) awak media ini kembali mendatangi Kejari, namun sama sekali tidak diberi waktu oleh tenaga honor tersebut.

Baca Juga  PEMKAB NIAS HALAL BI HALAL IDUL FITRI 1438 H DI PENDOPO BUPATI NIAS

Oleh sebab itu diharapkan kepada Kajari Teluk Dalam untuk melakukan evaluasi terhadap oknum tenaga Honor berinisial DD.

Hal ini bertujuan untuk menghindari munculnya tindakan bersifat emosional dari kalangan masyarakat dan retaknya hubungan kemitraan antara PERS dengan Pihak Kejari Teluk Dalam. Perlu diketahui bahwa peran pers salah satunya adalah sebagai corong untuk memberitakan informasi kepada publik.

Penulis : AD.
Editor : A Jueni.

print

Berita Populer

To Top