Leaderboard Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali HUT Morowali Pemkab
Tangerang

Merasa Dirugikan, Debitur Akan Adukan MAF ke OJK

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Maraknya penarikan kendaraan oleh para debt collector perusahaan pembiayaan (leasing) nampaknya membuat gerah Imam Sukarsa, Ketua KKPMP Kabupaten Tangerang.

“Hampir setiap hari ada saja kejadian penarikan kendaraan oleh leasing menggunakan jasa debt collector dan tentunya hal tersebut bertentangan dengan aturan fidusia”, ujarnya, Sabtu (30/11/2019) saat dimintai tanggapan terkait penarikan kendaraan yang dilakukan Mega Auto Finance (MAF) terhadap jurnalis media online beberapa waktu lalu.

Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) melalui Imam Sukarsa mengutuk keras tindakan yang dilakukan oleh perusahaan pembiayaan (Finance) yang masih saja menggunakan jasa debt collector untuk menangani wanprestasi debitur.

“Wanprestasinya seorang debitur, tentunya ada alasan yang jelas sehingga perlu adanya langkah bijak yang dilakukan oleh kreditur, adapun upaya penarikan kendaraan semua sudah ada aturan mainnya, ada pengadilan yang memutuskan dan ada petugas yang berhak mengeksekusi bukan menggunakan preman,” tegasnya.

Beberapa waktu lalu, Kamis (10/10/2019), Pur, debitur MAF mengaku kendaraan miliknya ditarik paksa oleh pihak debt collector di kawasan Monas saat kendaraannya dipakai oleh kerabatnya berlibur ke Monas, Jakarta.

Dengan alasan kendaraan tertunggak, debt collector membawa pengendara ke kantor MAF agar menyerahkan kendaraan yang dikendarainya. Padahal kendaraan tersebut sudah dibayar persis di hari sebelum kendaraan tersebut ditarik debt collector.

“Saya sudah merelakan karena permintaan dari MAF terlalu memberatkan saya jika saya meminta kembali kendaraan tersebut akan tetapi yang sangat membuat saya kecewa dana saya yang mengendap di rekening PT. MAF sampai saat ini belum dikembalikan,” ucapnya Sabtu (29/11) saat ditemui di kantor OJK, Mampang, Jakarta Selatan.

Pur menambahkan bahwasanya dia berencana mengadukan pihak MAF kepada OJK karena dirinya mengaku dirugikan sejak awal MAF menyewa debt collector. Selain itu, kinerja MAF mengembalikan uang haknya yang sebelumnya masuk ke rekening PT. Mega Auto Finance dianggapnya lamban.

Baca Juga  Korban Pembacokan Sudah Mulai Membaik

“Saya koperatif ikutin maunya pihak MAF tetapi saya rasa semua solusi tidak ada yang menguntungkan saya (debitur) bahkan lebih dari 2 minggu saya ajukan permintaan pengembalian dana sampai sekarang belum dikembalikan”, ujarnya.

Penulis: AJ.
Editor: Dny.

print

Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali HUT Morowali PT IMIP HUT Morowali Pemkab Iklan Kecamatan Bahodopi HUT MOrowali ke-20

Berita Populer

To Top