Leaderboard
Jakarta

Komnas PA : Perbuatan Oknum Guru di Sumbul Terancam 20 Tahun Penjara

JAKARTA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Jika benar AT (51) seorang guru SD Negeri Sumbul, di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara terbukti bersalah dan meyakin telah melakukan kejahatan seksual terhahap 9 orang muridnya, Arist Merdeka Sirait Ketua Umum KOMNAS Perlindungan anak meminta Kapolres Tanah Karo untukntidak ragu-ragu menjerat terduga pelaku dengan ketentuan UU RI Nomor 17 Tahun 201 tentang penetapan Peraturan Pengganti Undang-undang (PERPU) Nomor :01 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor : 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana pokok minimal 10 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, Senin (18/11/2019).

Namun demi keadilan dan kepastian hukum, jika pelaku sungguh tidak terbukti secara hukum melakukan tindakan pidana kejahatan seksual yang dituduhkan maka terduga pelaku harus dibebaskan, oleh karenanya perlu pemeriksaan dengan intensip dan bukti-bukti ysng menguatkan, tambah Arist.

“Mengingat kejahatan seksual terhadap anak merupakan kejahatan luar biasa, saya percaya bahwa penyidik Unit PPA Polres Tanah Karo, dalam waktu 15 hari kerja sudah dapat menyerahlan berkas perkara dugaan kejahatan seksual terhadap 9 siswa SND Sumbul ke Jaksa Penuntut Umu (JPU) Kejaksaan Negeri Tanah Karo.

Arist menambahkan atas kejadian memaluhkan ini, dan bersesuaian dengan Instruksi Presiden (INPRES) Nomor : 01 Tahun 2014 tentang Gerakan Nasional Anti Kejahatan Seksual terhadap Anak (GN-AKSA) sudah saatnyalah Bupati Tanah Karo bersama perangkatya berkenan mencanangkan Gerakan Sekolah Ramah Anak dan lingkungan sekolah steril dari kekerasan khususnya kekerasan seksual.

Dengan demikian, untuk memutus mata kekerasan terhadap anak baik dilingkungan rumah dan lingkungan sekolah sangat diperlukan keterlibatan masyatakat untuk membangun Aksi Gerakan Perlindungan Anak berbasis sekolah dan kampung,

Sikap tegas dan tanpa kompromi ini menyikapi disangkahnya seorang oknum guru SD AT (51) cabuli 9 muridnya di salah satu Sekolah Dasar di Sumbul, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara melakukan kejahatan seksual terhafap muridnya.

Baca Juga  Pengamat Nilai Pemerintah Lemah Tangani Pernikahan di Bawah Umur

Akibatnya AT (51) diringkus petugas dari Polres Tanah Karo dari kediamannya di Jalan Jamin Ginting Dusun 10 Desa Sumber Mufakat, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo, Sabtu 16 November 2019 pukul 11 WIB.

Pegawai negeri sipil ini diamankan karena diduga mencabuli 9 muridnya kelas 1 SD saat berada dalam ruang kelas. Hal itu terungkap usai salah seorang siswa mengaku takut untuk pergi ke sekolah kepada orang tuanya dan setelah ditanya ternyata siswa tersebut sering dicabuli oleh gurunya sendiri.

print

Laman: 1 2

Berita Populer

To Top