Sumatera Selatan

Kepala Desa Pulau Borang Diduga Gelapkan Dana Desa

SUMSEL, IGLOBALNEWS.CO.ID – Barisan Muda Masyarakat Banyuasin I menyikapi berita di beberapa media yang ada di Sumatera Selatan baik itu media online dan cetak mengenai Lima bangunan yang bermasalah di Desa Pulau Borang, Kecamatan Banyuasin I.

Dana Desa adalah sejumlah anggaran dana yang diberikan kepada Kepala Desa dari Pemerintah. Dana tersebut berasal dari APBD sumber dana Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, alokasi dana yang di berikan harus digunakan secara konsisten dan terkendali.

Setiap kegiatan yang menggunakan alokasi dana desa,melalui beberapa tahapan proses perencanaan,pelaksana,serta evaluasi yang jelas dan berdasar prinsip.Segala bentuk laporan yang di buat harus transparan dan dapat untuk di pertanggung jawabkan,” jelasnya, Senin (25/11/2019).

Dicky Zumarlian selaku Ketua Barisan Muda Masyarakat Banyuasin I,sangat menyayangkan setidaknya ada lima Bangunan yang bermasalah di Desa Pulau Borang,Kecamatan Banyuasin I, berdasarkan hasil temuan Inspektorat Banyuasin yang telah diberitakan beberapa hari yang lalu baik itu di media online dan cetak,” ucapnya.

Lebih lanjut Aktivis Mahasiswa Banyuasin ini,menerangkan menurut aturan Camat memiliki peranan yang cukup stategis dalam pengawasan dan pembinaan terhadap pengelola Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk mengeluarkan anggaranrangnya pem angunan dan belanja Desa (APBDes) harus dilengkapi rekomendasi dari Camat. Karena Camat yang akan memonitoring setiap perkembangan pembangunan yang ada di Desa.

“Remomendasi untuk pencairan anggaran Desa itu sudah berada di Camat, bukan di Dinas PMD lagi, Camat harus mengecek semua sebelum mengeluarkan rekomendasi termasuk mengecek kelapangan,” terangnya.

Kami dari Barisan Muda Masyarakat Banyuasin I, ingin meminta konfirmasi dari Camat Banyuasin I dan jajaran terkait kasus yang ada di Desa Pulau Borang yang diduga ada lima bangunan yang bermasalah dari anggaran dana tahun 2018,dan kami ingin melihat penyelesaiannya secara transparan beberapa hari yang lalu baik di media online dan cetak,” ucapnya.

Baca Juga  Speedboat Tabrak Pohon, Tukang Serang dan Kernet Meninggal Dunia

Dan kami minta pihak dari Inspektorat untuk turun kelapangan dan melakukan pengukuran bahwa memang benar terjadi masalah di lima bangunan tahun 2018 itu,dan kami ingin oknum Kepala Desa tersebut agar dapat untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai dengan aturan UU yang berlaku sebab dari temuan itu ada lima bangunan yang bermasalah,” tegas Dicky.

Kami meminta kepada pihak Polres Banyuasin agar segera untuk menangkap Kepala Desa Pulau Borang terkait lima bangunan yang bermasalah dan belum selesai dan mengakibatkan negara memgalami kerugian,” pungkasnya.

Penulis : Edi pirang.
Editor : A Jueni.

print

Berita Populer

To Top