Leaderboard Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali HUT Morowali Pemkab
Jakarta

Buronan Terpidana Korupsi ALKES di Lampung Ditangkap di Bengkulu

JAKARTA, IGLOBALNEWS.CO.ID –Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Bengkulu dan Lampung mengamankan Hari Kurniawan, seorang DPO pelaku kejahatan diwilayah hukum Kejati Lampung yang sedang berada di SPBU Sebakur Bengkulu, Jumat (08/11/2019).

Hari Kurniawan adalah Direktur PT.Panca Artha Mandiri dan pelaksana proyek pekerjaan pengadaan ALKES (alat kesehatan) di Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2013.

“Dalam persidangan di Pengadilan Tindak PIdana Korupsi (Tipikor) di Bandar Lampung, tanpa kehadiran yang bersangkutan (In Absentia), PN Tanjung Karang memutus Hari Kurniawan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan vonis penjara lima tahun dan denda Rp 200 juta, subsidiair tiga bulan kurungan,” papar sumber Pusat Penerangan Hukum di Kejaksaan RI di Jakarta, Jumat (08/11/2019).

Menurut sumber itu dalam pressrelease nya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan upaya Banding ke Pengadilan Tinggi Tipikor di Pengadilan Tinggi Tanjungkarang, dan berdasarkan putusan Pengadilan Tinggi Tipikor Tanjungkarang Nomor : 5 / PID.SUS –TPK / 2018 / PT. TJK tanggal 29 Maret 2018, amar putusan nya, menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Tanjungkarang Nomor : 48 / Pid.Sus – TPK / 2017 / PN.TJK tanggal 25 Januari 2018,

“Sehingga atas dasar tersebut JPU langsung melakukan pencarian keberadaan terpidana semenjak putusan Pengadilan Tinggi tersebut, hingga saat ini tertangkap di wilayah Bengkulu,” lanjut sumber itu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, buronan yang juga tangkapan ke-145 program Tabur (tangkap buron) Kejaksaan RI 2019 ini, langsung dibawa dari Bengkulu menuju ke Bandar Lampung untuk menjalani masa hukumannya.

Penulis : Richard Aritonang.
Editor : A Jueni.

print

Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali HUT Morowali PT IMIP HUT Morowali Pemkab Iklan Kecamatan Bahodopi HUT MOrowali ke-20

Berita Populer

To Top