Leaderboard Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali
medan

Terungkap, Kadispora Madina Jadi Tersangka, Kompak Madina : Kapan Ditahan

MEDAN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Walaupun diguyur hujan lebat tidak mengendorkan semangat puluhan massa Koalisi Mahasiswa Pergerakan Kabupaten Mandailing Natal (Kompak Madina) menyampaikan aspirasinya, Selasa (22/10/2019) di Kantor Kejati Sumut, Jalan AH. Nasution Medan

Dalam orasinya, Koordinator Aksi Ilman Sakti Nasution mengatakan kapan lagi Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution dipanggil dan ditetapkan tersangka.

Selain itu, Ilman juga mempertanyakan status Kadispora Madina, Rahmad Hidayat Daulay. Diketahui, Kadispora tersebut juga terlibat dalam pembangunan mega proyek Tapian Siri-Siri Syariah (TSS) dan Taman Raja Batu (TRB) di lingkungan Kantor Pemkab Madina.

“Aneh kan, jika aktor intelektualnya masih bebas berkeliaran, sementara enam anggotanya sdh ditetapkan tersangka dan ditahan. Ada juga Kadispora yang terlibat dalam pembangunan dua mega proyek itu belum juga ditetapkan jadi tersangka,” ujarnya

Ironisnya, menurut Ketua Kompak Madina, Taufiq Pulungan, saat Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution memenuhi panggilan penyidik Pidsus Kejati Sumut pada hari Senin (14/10/2019) lalu, Kadispora hadir bersama Bupati, namun tidak ditahan.

Dijelaskannya, Kejati Sumut menyatakan kerugian negara mencapai Rp. 4,9 miliar untuk proyek pembangunan TSS dan TRB yang dikerjakan oleh tiga dinas yakni Dinas PUPR, Dinas Perkim dan Dispora. Untuk Dinas PUPR Kejatisu menyatakan kerugian negara mencapai Rp2,8 miliar, Dinas Perkim sebesar Rp. 1,6 miliar dan sisanya senilai Rp 500 juta pastinya milik Dispora.

“Namun, kenapa hingga kini Kadispora Rahmad Hidayat Daulay belum dijadikan tersangka dan ditahan,” cetusnya.

Kasi B (Sosial Budaya) di bidang Intelijen Kejatisu, Erman Syafrudianto dihadapan massa mengatakan pemeriksaan terhadap Bupati sudah dilakukan oleh tim. “Tim lagi bekerja, kita tunggu putusan pengadilan,” ujarnya.

Untuk Kadispora, ucapnya lagi, sudah ditetapkan tersangka, sabar kita tinggu prosesnya. “Kadispora sudah ditetapkan tersangka , lagi pemberkasan. Sabar kita tunggu prosesnya,” ungkapnya mengakhiri.

Baca Juga  Kebersamaan dan Rasa Persaudaraan Fondasi Penting Bangun Sumut Bermartabat

Terindikasi Kejati Sumut Kelabui Publik.

Setelah Kasi B bidang Intelijen Kejatisu meninggalkan pendemo, Taufiq Pulungan kepada awak media iglobalnews.co.id mengatakan sepertinya Kejati Sumut ingin mengelabui publik. Sampai detik ini Kejatisu belum pernah memanggil Bupati dalam persidangan, gimana kita mau menunggu hasil putusan pengadilan.

Didalam fakta persidangan terkait Dinas Perkim dinyatakan bahwa aktor intelektualnya adalah Bupati Madina dan beliau lah yang menjadi inisiator ataupun penggagas proyek yang dianggap Kejatisu bermasalah dan melanggar hukum. Jangan bodohi masyarakat dengan dalih menunggu putusan pengadilan.

“Kalau menunggu putusan pengadilan baru bisa dianggap Bupati terlibat ataupun tidak, ini sudah bisa membuktikan bahwa Kejatisu melakukan pembodohan terhadap publik. Aneh kan, disuruh menunggu putusan pengadilan, sementara Bupati tidak pernah dipanggil dalam persidangan,” cetus Taufiq sembari massa lain teriak Tangkap Bupati Madina.

Penulis : Lubis.
Editor : A Jueni.

print

Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali

Berita Populer

Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali
To Top