Leaderboard Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali
medan

Terindikasi Korupsi, Dinas BMBK Sumut Jadikan Plank TP4D “Centeng Proyek”

Photo Tampak pekerjaan asal jadi, hanya ditempel dan diganjal pakai kayu

Photo Tampak pekerjaan asal jadi, hanya ditempel dan diganjal pakai kayu.

MEDAN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Tim Pengawal Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) diduga sudah mulai dijadikan sebagai tameng atau kedok untuk menutupi perbuatan tindak kejahatan pidana korupsi. Seperti yang terjadi pada proyek pembangunan saluran drainase Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Pemerintah Provinsi Sumut di Jalan Provinsi ruas Jembatan Merah-Muarasoma, tepatnya dititik batas Desa Sopo Tinjak dan Desa Bulusoma Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Pasalnya, proyek tersebut dikerjakan asal jadi dan ternyata dikabarkan tidak ada dilakukan pendampingan oleh Tim TP4D Kejaksaan alias ilegal.

Pekerjaan asal jadi itu, dikerjakan oleh CV Ramiro dengan nomor dan tanggal kontrak 602/UPTJJ.KN-DBMBK/KPA/440/SP/2019 tanggal 16 Juli 2019. Diketahui, dana pembangunan saluran drainase tersebut bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Utara sebesar Rp 889.578.000

Seperti yang diketahui, salah satu tugas dan fungsi TP4D adalah mengawal, mengamankan dan mendukung keberhasilan jalannya pemerintahan dan pembangunan melalui upaya preventif dan persuasif. Artinya, “Mendampingi dari sisi yuridis agar pelaksanaan kegiatan proyek itu terlaksana sesuai dengan ketentuan kontrak dan tidak melanggar peraturan-peraturan yang ada ataupun pembangunan itu terminalisir dari perbuatan tindak pidana korupsi”.

Namun, hal tersebut berbanding terbalik dengan apa yang dilakukan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut melalui UPT. Jalan dan Jembatan Kotanopan. Diduga Dinas tersebut telah berkonspirasi dengan rekanan untuk menjadikan TP4D sebagai centeng proyek.

Terindikasi agar tidak bisa diganggu pihak-pihak lain ataupun untuk menakut-nakuti dan menghalangi adanya pengawasan dari masyarakat, Dinas BMBK Sumut sepertinya sengaja memasang plank proyek bertuliskan “Pembangunan Ini Diawasi dan Didampingi Oleh Tim TP4D”

Berdasarkan informasi yang diterima awak media iglobalnews.co.id bahwa proyek Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara untuk “Pembangunan Saluran Drainase pada Jalan Provinsi ruas Jembatan Merah-Muara Soma di Kabupaten Mandailing Natal ternyata ilegal atau tidak ada didampingi oleh Tim TP4D.

Baca Juga  Kapolrestabes Tabes Medan Tangkap Pria Pembawa Sabu 1,5 Kg

“Proyek yang abang tanya itu tidak ada pendampingannya. Tidak ada pihak dinas melakukan pendaftaran untuk pendampingan TP4D,” ungkap orang intel di Kejati Sumut yang namanya tidak mau di orbitkan.

print

Laman: 1 2

Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali

Berita Populer

Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali
To Top