Leaderboard Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali
Tangerang

Pabrik Textile Asal Korea di Cikupa Diduga Langgar Aturan Pemerintah

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Pabrik penggarap produk tali sepatu PT. Duckil Textile Korea Indonesia yang berada di Kawasan Industri Cikupa Mas, Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang diduga melanggar aturan pemerintah tentang ketenagakerjaan

perusahaan penyuplai tali sepatu ke perusahaan- perusahaan alas kaki terbesar di Indonesia ini mewajibkan karyawannya untuk bekerja 45 jam 30 menit dalam hitungan 1 minggu tanpa dibayar lembur, namun berdasarkan ketentuan Pasal 77 ayat 1 Undang -undang No.13 tahun 2003 perusahaan diwajibkan melaksanakan ketentuan jam kerja 40 jam dalam 1 minggu untuk 6 hari kerja.

“Masuk kerja Pukul 07:30 pagi, dan pulang kerja Pukul 16:30 sore, hari sabtu seharusnya libur, akan tetapi disini diwajibkan untuk masuk setengah hari tanpa dihitung lembur” ujar eks karyawan kepada IglobalNews.co.id, selasa (29/10/2019 )

Selain masalah jam kerja yang tidak sesuai dengan peraturan Undang- undang Ketenagakerjaan, PT. Duckil Textile Korea Indonesia (DTKI) juga telah memberikan upah rendah di bawah upah minimum kota dan kabupaten (UMK) yang sudah ditentukan pemerintah Provinsi Banten

Sementara Imas selaku penanggung jawab perusahaan saat didatangi kelokasi perusahaan, selasa (22/10/2019) tidak ada di kantor, adapun saat dihubungi melalui telepon Imas mengatakan, akan mengatur waktu untuk bertemu dan memberikan hak jawab, namun sampai saat ini saat dihubungi kembali tidak diangkat, begitupun saat di chat lewat pesan whatsapp Imas tidak membalas, kendati pesan tersebut sudah diread

Tempat terpisah, Ketua LSM Giat Peduli Lingkunga Indonesia (GPL), Ayi Abdulah Alhabsyi menyayangkan masih banyaknya perusahaan perusahaan di Kabupaten Tangerang yang tidak mengikuti aturan pemerintah

“harusnya pihak perusahaan mengikuti peraturan ketenagakerjaan di indonesia yang dimana sudah di atur dalam undang- undang No 13 tahun 2003, dalam hal ini kami dari Lsm akan menindaklanjuti untuk meminta data perusahaan tersebut ke Disnaker Provinsi Banten, dan akan membuat laporan ke Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang,” Tandasnya.

Baca Juga  UNJUK RASA GAGAL PAHAM DARI KNPI TANGSEL

Sampai berita ini dipublikasikan, pihak perusahaan belum juga dapat di konfirmasi untuk di wawancara mengenai keluhan dari eks karyawan

Penulis : Tim.
Editor : A Jueni.

print

Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali

Berita Populer

Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali
To Top