Sumatera Selatan

Kontraktor Merasa Kecewa Tagihan Diperlambat, Ada Apa dengan BPKAD Palembang


SUMSEL, IGLOBALNEWS.CO.ID – Para Kontraktor atau yang di sebut dengan pihak ketiga yang biasanya mengerjakan proyek Pembangunan yang ada di wilayah Kota Palembang saat ini merasa sangat kecewa atas ulah dari pihak Pemkot Kota Palembang,yang mana untuk tagihan nampaknya di persulit oleh pihak BPKAD.

Pasalnya,saat untuk melakukan penagihan baik uang muka dan lainnya ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang dalam pengerjaan proyek di Tahun 2019 lambat untuk pencairannya,bahkan mereka mengaku sudah hampir satu bulan tidak ada pencairan dan mirisnya lagi mereka menyebut pihak Pemerintah terkesan mempersulit mulai dari pemberkasan hingga pencairan ada apakah sebenarnya yang terjadi ini malah membuat jadi tanda tanya bagi kontraktor.

“Bagaimana mau bekerja,upah untuk pekerja lagi tidak ada tidak sedikit modal yang kami keluarkan kata salah satu kontraktor,” Edwandi, Senin (14/10/2019).

Erwandi pun berujar,seharusnya pihak dari BPKAD lebih harus terbuka dan transpran apa yang sebenarnya terjadi kalu memang tidak ada uang katakan dan tolong di jelaskan,” katanya.

“Lanjut nya,Pertama berkas perbaikan,kedua ada pemeriksaan berkas oleh pihak Inspektorat namun hasilnya juga tidak ada,jadi untuk apa banyak meja yang kami lewati kalau tidak ada hasil dari meja ke meja kami pakai uang tapi kami masih di persulit juga,” jelasnya.

Kemana tanggung jawab Walikota Palembang sebagai pemimpin roda pemerintahan dan kemana lagi coba kami harus mengadu padahal pembangunan ini untuk Kota Palembang,jangan lah kami di bikin susah lagi mohon bapak Walikota Palembang agar segera untuk menuntaskan masalah ini yang kami takutkan nanti ada apa-apanya di balik ini hingga semua pencairan di perlambat dan di persulit.

Baca Juga  Dua Kali Diberitakan Kepala BPKAD Baru Ada Tanggapan untuk Pembayaran Terhadap Kontraktor

Sementara itu Kepala BPKAD Kota Palembang, Zulkarnain ketika di konfirmasi oleh awak media melalui handphone nya tidak pernah menjawab dan tidak berani untuk mengangkat handphonennya tersebut.

Disisi lain Ketua DPRD Kota Palembang Zainal Abidin SH menyebut pihaknya akan segera memanggil pihak terkait untuk mendengarkan apa yang sebenarnya terjadi dalam masalah ini.

“Sebagai bagian dari Pemerintah kami akan menjalankan fungsi sebagai pengawas, melihat dan mendengar apa yang sebenarnya terjadi.Jika tidak ada uang ya harusnya katakan jangan diam saja harua di sampaikan “, tegas Zainal Abidin SH.

Penulis : Edi pirang.
Editor : A Jueni.

print

Berita Populer

To Top