Jawa Barat

Komnas PA : Ibu Adopsi NP Terancam Hukuman Seumur Hidup

Arist Merdeka Sirait dan Dhanang Sasongko.masing-masing sebagai Ketua Umum dan Sekjen Komnas Perlindungan Anak bersama Kapolresta Sukabumi, Komnas Anak Jawa Barat memberikan keterangan pers di Polresta Sukabumi Selasa 01/10.

Arist Merdeka Sirait dan Dhanang Sasongko.masing-masing sebagai Ketua Umum dan Sekjen Komnas Perlindungan Anak bersama Kapolresta Sukabumi, Komnas Anak Jawa Barat memberikan keterangan pers di Polresta Sukabumi Selasa (01/10/2019).

SUKABUMI, IGLOBALNEWS.CO.ID – NP bocah perempuan berusia 5 tahun yang menjadi korban kejahatan seksual dan pembunuhan yang dilakukan ibu dan anak sekeluarga di Sukabumi, Jawa Barat oleh ibu dan dua Kakak angkatnya ternyata sempat dicari keberadaannya oleh Sri Yulianti (38) ibu kandungnya namun tak kunjung bertemu.

Yuli Panggilan akrab ibu kandung korban mengaku kalau ia berpisah dengan anaknya pada saat koban masih berusia 3 tahun. Setelah itu ia tidak pernah bertemu dengan anaknya lagi dan terakhir bertemu dengan anaknya sudah meninggal dunia. Demikian disampaikan Yuli saat berbincang dengan berbagai media di rumah kontrakannya di kelurahan Jayamekar Kecamatan Baros Jumat 27 September 2019.

Mengetahui anaknya meninggal dibunuh dan diperkosa oleh ibu dan kedua kakak angkatnya, Yuli mengaku geram dengan tindakan keji yang dilakukan tiga tersangka yakni SR alias Yuli (39) dan kedua anaknya RG (16) dan R (13) terhadap anaknya. Ia pun berharap pelaku dapat dihukum setimpal dengan perbuatannya.

Yuli ibu kandung korban menuturkan nahwa sebelum NP dijadikan anak angkat oleh tersangka SR alias Yuyu (39), NP terlebih dahulu dirawat oleh tetangganya di kampung Joglo.

Saat itu, penuturan pelaku mengatakan ingin merawat NP dan membesarkannyw serta akan menyekolahkan NP Pelaku ingin merawat anak saya karena NP anak yang menggemaskan, lucu dan manis. Selain itu pelaku ingin punya anak perempuan katanya. Namum proses adopsinya tidak ada dokumen apapun yang mengikat secara hukum hanya sebatas saling percaya.

Baca Juga  Cinta Berujung Maut, Harta Korban Ludes Disantroni PIL

“ya saya bilang silakan saja tapi jangan di kemana-manain. Dan kalau sudah enggak sanggup merawatnya kasikan lagi ke saya,” demikian pesan ibu kandung korban saat menyerahkan NP ke Mak Kokom.

Saat menerima kehadiran NP, Juli mengakui status pernikahannya sebagai janda tinggal menumpang dengan kakaknya.

print

Laman: 1 2 3

Berita Populer

To Top