Leaderboard Iklan Muba Pelantikan Muba DPRD Iklan HUT TNI ke-74 Morowali
Jakarta

Tragedi Kematian Engline di Bali Terulang di Sukabumi


JAKARTA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Perbuatan R (35) dan kedua anaknya masing-masing berinisial RG (16) dan RUD (14) yang yang diduga telah melakukan penganiayaan kekerasan seksual serta menghilangkan secara paksa hidup terhadap NP (5) sebagai seorang anak adopsi di kampung Wangun, desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, merupakan perbuatan dan tindakan sadis kejam dan tidak beradab, Selasa (24/09/2019)

Oleh sebab itu, terduga pelaku patut menerima ganjaran hukuman yang setimpal dengan perbuatannya. Namun bagi R (39) Ibu angkat NP (5) yang justru ikut serta menghilangkan secara paksa hak hidup anak adopsi itu dengan cara menyiksa, kemudian mencekik setelah mengetahui kedua anak kandung melakukan kekerasan fisik yang sebelumnya melakukan kejahatan seksual, terancam hukuman seumur hidup. Sedangkan untuk kedua anak kakak beradik dapat diancam maksimal 10 tahun pidana penjara.

Penyiksaan keji dan sadis terhadap NP di Sukabumi mengingatkan kita kembali atas tragedi kematian Engeline di Bali 4 tahun lalu.

Atas kasus ini, Ibu muda R yang sudah 2 tahun mengangkat NP sebagai anak adopsi, sudah patut dikenakan dengan ketentuan Undang-undang RI Nomor : 17 tahun 2016 tentang penerapan Perpu nomor 01 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman seumur hidup, demikian disampaikan kan Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait kepada sejumlah media di kantornya di bilangan Pasar Rebo Jakarta Jakarta Timur untuk merespon peristiwa sadis dan tidak berperikemanusiaan yang terjadi di Sukabumi.

Dengan nada tinggi dan penuh keprihatinan yang mendalam, Arist Merdeka Sirait lebih lanjut mendesak segera Polres Kabupaten Sukabumi untuk melakukan tindakan-tindakan dan langkah-langkah hukum yang tepat dan berkeadilan.

Untuk itu, atas pengungkapan cepat terhadap kasus ini, Komnas Perlindungan Anak memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polres Sukabumi.

Baca Juga  Untuk Tarik Investor, Moeldoko Dorong SKK Migas Terapkan Sistem Anti Suap

Demi keadilan bagi korban dan keluarganya sudah saatnya dan tidak mempunyai alasan apapun lagi bahwa R ibu adopsi NP sebagai terduga pelaku yang sesungguhnya memberikan perlindungan bagi anak adopsinya itu secara maksimal namun perbuatan kejinya dan perbuatan sadisnya harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

print

Laman: 1 2 3

Iklan Ucapan Pelantikan Presiden RI PT IMIP Iklan Muba Pelantikan DPRD Muba Iklan Ucapan Pelantikan Presiden RI PT OTI EA Abadi Iklan HUT TNI ke-74 Morowali Iklan HUT TNI ke-74 Morowali Iklan HUT TNI Morowali Iklan Morowali

Berita Populer

To Top