Nias

Terkait Khasus Pencemaran Nama Baik Pada Tahun 2014 yang Dilakukan YM Kini Diusut Kembali

NISEL, IGLOBALNEWS.CO.ID – Pelaku pencemaran Nama baik An.Yasokhi Maduwu, Pada tanggal 22 April 2014 dengan mengedit gambar seekor gorilla dengan memuat wajah Aliran Duha dalam wajah gorilla dan dicetak sebanyak ribuan lembar dan dilengketkan di dinding kantor bupati Nias Selatan, termasuk kantor intansi terkait, SPBU dan di seluruh rumah penduduk di Kabupaten Nias Selatan.

Atas insiden tersebut korban membuat laporan pengaduan di polres Nias Selatan dan penyidik memproses laporan pengaduan tersebut tetapi beberapa bulan kemudian tiba-tiba dihentikan, bahkan hingga saat ini. Namun pada tanggal 18 september 2019 penyidik Polres Nias Selatan Bribda Ray Sitompul kembali melakukan pemeriksaan kasus pencemaran nama baik tersebut tetapi sangat di sayangkan seyogiyanya kasus pencemaran nama baik dihadapan umum dikenai pasal 311 Ayat 1 dengan Ancaman 4 tahun penjara.

Namun penyidik Bribda Ray Saputra Sitompul mencatumnkan pasal 310 Ayat 2. Maka penyidik telah menyalah gunakan wewenang, diduga karena ada sesuatu dibalik itu yang membuat oknum penyidik tersebut memihak kepada oknum pelaku.
Selama bertahun-tahun, Yasokhi Maduwu diketahui bekerja sebagai tukang butut yang kerap menimbulkan masalah yang meresahkan msayarakat.

Belum lama ini ia tertangkap melakukan aksi pencurian tiang listrik milik Pemkab Nias Selatan di dekat Kantor Bupati. Sayangnya kasus tersebut diselesaikan di kantor polisi secara damai dan banyak lagi kasus yang menjeratnya, yakni kasus perdagangan manusia. Seorang gadis belia datang ke kantor Polres Nias Selatan bulan Mei lalu, melaporkan Yasokhi Maduwu atas tindakan pelecehan seksual terhadap dirinya dan kemudian ia di jual di kecamatan Aramao, Namun laporan pengaduan yang di buat masih mengendap di Polres Nias Selatan.

Oleh karena itu diharapkan kepada Kapolres Nias Selatan kiranya berkenan dapat mengarahkan oknum penyidik itu untuk menempatkan pasal 311 Ayat 1. Sebab tindakan penyidik tersebut dapat merugikan pihak korban pencemaran nama baik yang di lakukan di hadapan umum dan berpotensi merusak nama baik institusi Polri.

Baca Juga  Kinerja Tidak Beres, Bripda RS Sitompul Dilaporkan Ke Poldasu

Penulis : Aliran Duha.
Editor : A Jueni.

print

Berita Populer

To Top