Jambi

PB HMI Himbau Pemda Atasi Kabut Asap di Provinsi Jambi

JAMBI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Kondisi udara di Provinsi Jambi hingga kini masih menyentuh level tidak sehat. Kwalitas udara tersebut merupakan dampak dari kebakaran hutan dan lahan sudah tidak baik untuk kesehatan.

Bahkan, berdasarkan pengukuran Air Quality Monytoring Systim (AQMS) untuk mengukur Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) kwalitas udara terkhusus di kota Jambi sudah membahayakan kesehatan.

Bedahara Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Romadhoni Putra ikut menyikapi kejadian di Provinsi Jambi.

Saat dikonfirmasi Kamis (12/9/2019) Pria yang akrab disapa Doni ini menyebutkan bahwa kejadian di Provinsi Jambi merupakan tragedi luar biasa dan harus secepatnya dicarikan solusinya.

“Kejadian ini merupakan tragedi luar biasa dan pemerintah daerah harus secepatnya mencarikan solusi tepat agar kondisi udara di Provinsi Jambi tidak semakin parah,” ungkapnya

Doni yang juga merupakan putra daerah Provinsi Jambi menghimbau agar pemerintah daerah bertindak cepat paling utama memadamkan kebakaran hutan yang menjadi penyebab kondisi udara Jambi menjadi tidak sehat.

“Pemda dalam hal ini Gubernur Provinsi Jambi harus secepatnya menyelesaikan tragedi pencemaran udara di Jambi karena berdampak terhadap kesehatan masyarakat utamanya kesehatan anak – anak,” tegasnya.

Dia melanjutkan “Hal pertama yang mesti dilakukan oleh Pemda Jambi adalah melakukan pemadaman kebakaran hutan di Jambi. Karena kondisi udara kini telah mencapai level parah, maka yang harus juga dilakukan pemda adalah menyediakan Masker yang diperuntukkan untuk masyarakat yang terkena dampak pencemaran udara di Jambi.”

Doni juga menyarankan kepada Pemda untuk menyediakan mobil ambulance yang beroperasi 24 jam yang diperuntukkan bagi masyarakat yang terkena penyakit akibat kondisi udara yang tidak sehat di Jambi.

“Pemda dalam hal ini Gubernur mesti memberikan instruksi kepada para Buputi se Provinsi Jambi untuk menyediakan mobil ambulance yang mobile 24 jam untuk para korban yang terkena dampak dari pencemaran udara,” katanya.

Baca Juga  Kades Kasiro Ilir akan Perjuangkan Pembangunan Masjid dari Pemkab Sarolangun

Dia pun berharap agar kejadian di Provinsi Jambi menjadi pembelajaran bagi Pemda maupun Masyarakat Provinsi Jambi.

“Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua agar kedepannya tidak lagi melakukan pencemaran udara dengan cara pembakaran hutan. Disisi lain ini juga pembelajaran buat Pemda untuk senantiasa melakukan pengawasan terhadap aktivitas – aktivitas yang berpotensi melakukan pengrusakan lingkungan dan pencemaran udara,” urainya.

Penulis : kaperwil UMP.
Editor : A Jueni.

print

Berita Populer

To Top