Leaderboard Iklan Bupati Muba Cup Prix 2019 Iklan HUT RI Dinas Bina Marga
Jakarta

KPA dan Polri Tandatangani Nota Kesepakatan Tentang Penangangan ABK yang Berhadapan dengan Hukum

Dewan Komisioner Komnas Perlindungan Anak Pebruari 2019 bertemu Wakapolri   di Mabes Polri menggagas Kerjasama penanganan Anak berkebutuhan Khusus (ABK) yag berhadapan dengan Hukum.

Photo Dewan Komisioner Komnas Perlindungan Anak (KPA) Pebruari 2019 bertemu Wakapolri di Mabes Polri menggagas Kerjasama penanganan Anak berkebutuhan Khusus (ABK) yag berhadapan dengan Hukum.

JAKARTA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Untuk memberikan pembelaan, pemdampingan dan perlindungan bagi Anak berkebutuhan khusus (ABK) yang berhadapan dengan hukum, korban kekerasan seksual, fisik, psikis, penelantaran dan perlakuan salah Komisi Nasional Perlindungan Anak sebagai lembaga yang diberikan mandat, fungsi dan tugas untuk memberikan pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia, menjalin kerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI) yang di ikat dalam bentuk Nota Kesepahaman (Merandum of Understanding), demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak di Kantornya dibilangan Jakarta Timur Rabu, 06/08.

Lebih jauh Arist menjelaskan, Nota Kesepemahanan (MoU) yang ditandatangani Arist Merdeka Sirait mewakili Dewan Komisioner Komnas Perlindungan Anak dan Ispektur Jenderal (Irjen) Polisi Drs. Martuani Sormin, M.Si, selaku Asisten KAPOLRI Bidang Operasi (Asops Kapolri) bertindak untuk dan atas Kepolisian Negara Republik Indonesia berdadarkan Surat Perintah Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia berlaku dan sudah dapat dilaksanakan sejak MoU ini ditandatangani kedua institusi ini Rabu, 15 Mei 2019.

“Nota Kesepemahan ini sudah bisa digunakan kedua lembaga ini termasuk didalamnya Lembaga Perlindungan Anak (LPA) di masing-masing daerah di Indonesia untuk membangun kerjasama strategis dengan Pihak Kepolisian dalam memberikan dampingan hukum, psikologis, dan medis bagi anak berkebutuhan husus (ABK) yang berhadapan dengan hukum maupun anak sebagai korban kekerasan seksual, fisik, verbal maupun korban penelantaran dan perlakuan salah,” tambah Arist.

Lebih jauh Arist Merdeka Sirait menerangkan bahwa maksud dan tujuan ditandatanganinya Nota Kesepemahaman ini dibuat sebagai pedoman bagi Komnas Perlindungan Anak dan Polri untuk menjalin kemitraan strategis dalam penanganan anak berkebutuhan khusus yang berhadapan dengan hukum diseluruh wilayah hukum di Indonesia.

Baca Juga  Kepala Kesbangpol Jakarta Timur Jelaskan Etika Kampanye 2019

Sedangkan tujuan dibuatya Nota kesepahaman ini adalah untuk mewujudkan kerjasama yang strategis dalam penanganan anak berkebutuhan khusus yang berhadapan dengan hukum.

Sementara ruang lingkup Nota Kesepahaman (MoU) ini disepakati meliputi pertukaran data dan atau informasi, bantuan pendampingan hukum dan ahli serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

print

Laman: 1 2

Iklan Bupati Muba Cup Prix 2019 Iklan HUT RI Pemkab Morowali Iklan HUT RI Organda

Berita Populer

To Top