Leaderboard Iklan Bupati Muba Cup Prix 2019 Iklan HUT RI Dinas Bina Marga
Serang

Gara-gara Salah Paham Seorang Pemuda Terkena Bogem Mentah

SERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Sungguh malang nasib Riki Mainaki (26 Tahun) pria satu orang anak menjalankan aktifitasnya di wilayah Jawilan dan sekitarnya terkena bogem mentah dari beberapa pemuda Desa Bojot Kampung Caringin akibat salah paham sepekan silam.

Riki ayah dari Arka ini merasa hampir putus asa dan kecewa karena sedang beraktifitas menjalankan tugasnya keseharian secara spontan terjadi pemukulan di tubuhnya.

Akibat perbuatan yang dilakukan oleh, sekelompok warga Desa Bojot, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, dirinya merasakan sangat trauma mendalam akibat perbuatan yang dilakukan segelitir warga hingga sempat dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD). Karena hantaman pukulan di tubuhnya.

Akhirnya Bapak satu anak pria ini melaporkan kepada sanak saudaranya yang berada Cikupa Tangerang untuk melaporkan kejadiaan ini kepada pihak berwajib, sehingga hasil musyawarah akhirnya keluarga sepakat untuk melaporkan insiden ini ke Mapolres Serang Banten.

Responsif pihak berwajib atas laporan tersebut akhirnya menerima laporan dan diadakan pemeriksaan terhadap korban, setelah selesai diperiksa selaku korban, selang beberapa hari dari laporan akhirnya pihak kepolisian berhasil mengamankan satu orang pelaku DK warga Desa Bojot Jawilan Serang. Sementara untuk pelaku lain sudah hilang jejak, namun polisi tetap membidik para tersangka lainya.

Riki Mainaki menjelaskan, ” bahwa dirinya merasa shock dengan kejadiaan penganiyaan yang dialami dirinya pekan silam karena selama ini dirinya tidak pernah sekali berbuat tidak sopan atau jahil terhadap warga, namun balasan yang didapat begitu sakit istilah kata air susu di balas air tuba,” ungkapnya.

Masih kata Riki, saya melaporkan ini kejadian kepada pihak berwajib, karena dinegara kita ini adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia.(NKRI), adalah Negara Hukum. Jadi hukum harus benar ditegakkan tanpa pandang bulu.

Baca Juga  Mayat Pria Diduga Korban Pembunuhan Ditemukan Warga Di Areal Tambang Pasir

” selang sepekan pihak kelurga tersangka yang ditangkap melalui pihak berwajib untuk menghubungi dirinya dan keluarganya, dengan maksud tujuan, untuk mengadakan perdamaian,” katanya.

Setelah diadakan pertemuan kedua perwakilan dari kedua pihak yang berseteru. Akhirnya timbul kesepakatan untuk berdamai dan saling memaafkan dan menyadari masing-masing kesalahan kedua belah pihak.

Sedangkan perwakilan dari pihak Didin Khairuddin CS.M.Yusuf selaku sekdes Desa Bojot Jawilan menjelaskan bahwa permasalahan yang dilakukan oleh warganya ini menjadi pelajaran yang sangat berarti dan menambahkan wawasan dan pengalaman cukup berarti serta persaudaraan yang lebih baik.

Jadi Yusuf mewakili warga dan keluarga yang diamankan oleh pihak kepolisian menambahkan, ” dengan kejadiaan ini tentunya menjadi pelajaran sangat berharga dan kedepannya apabila ada permasalahan tentunya diselesaikan dengan hati yang dingin dan musyawarah dengan baik,” ungkap Yusuf calon Kepala Desa Bojot ini ketika dimintai keterangan usai penanda tanganan perdamaian, Rabu (14/08/2019).

Penulis : Basroni.
Editor : A Jueni.

print

Iklan Bupati Muba Cup Prix 2019 Iklan HUT RI Pemkab Morowali Iklan HUT RI Organda

Berita Populer

To Top