Leaderboard Iklan Muba Pelantikan Muba DPRD Iklan HUT TNI ke-74 Morowali
Sulawesi Tengah

Nihil Alkes, Bidan Desa Terkendala Layani Warga

Kondisi Poskesdes Desa Lalemo

Photo Kondisi Poskesdes Desa Lalemo.

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID -Alat Kesehatan  (Alkes) di Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Desa Lalemo Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali sangat nihil.

Selain alat kesehatan yang nihil, meubeler juga sangat kurang. Atas kondisi ini, pelayanan kesehatan di desa ini sangat terbatas mengakibatkan pelayanan kesehatan menjadi kurang maksimal, kondisi ini menjadi momok warga Desa Lalemo.

Desa Lalemo sendiri masuk kategori desa terisolir karena tidak adanya akses darat. Sementara untuk menuju ke Puskesmas Kaleroang, Kecamatan Bungku Selatan warga harus menempuh perjalanan satu jam lebih dengan akses laut.

Bidan Desa Lalemo, Aisah yang ditemui media ini, Minggu (14/7/2019) mengaku kesulitan dalam memberikan pelayanan karena terkendala alat kesehatan.

“Yang ada cuma tensimeter, timbangan dan stetoskop. Sedang alat ini masih milik pribadi saya,” Katanya.

“Saya sangat membutuhkan perangkat alat persalinan, tempat alat persalinan dan GCU,” Kata Aisah.

“Selain itu, lemari obat serta meubeler berupa kursi dan meja kerja bidang serta kursi tunggu pasien, tempat tidur serta perlengkapan alat tulis kantor (ATK),” Ungkapnya.

Ambulan desa juga menjadi kebutuhan yang sangat penting sebagai alat transportasi ke Puskesmas.”Di sini belum ada jaringan, olehnya Ambulan sangat kami butuhkan,” Papar Aisah.

“Desa lain sudah ada ambulan desa. Olehnya, bidan desa di sana dengan mudahnya merujuk pasien dan mengadiri rapat,” Katanya.

“Ambulan sewaktu-waktu digunakan ketika terjadi kasus emergency untuk merujuk pasien ke puskesmas. Selain itu, saya sudah bisa hadir ketika ada rapat di Puskesmas,” Katanya.

“Selama saya bertugas di desa ini jarang mengikuti pertemuan atau rapat di Puskesamas dikarenakan jaringan telepon dan sarana transportasi Poskesdes belum ada,” Tutur Aisah.

Baca Juga  Wakil Bupati Morowali Utara Ngamuk Saat Pelantikan Pejabat Pemerintah Kabupaten Morowali Utara

Anggota BPD Desa Lalemo, Aelia mengakui kurangnya alat kesehatan dan meubiler yang belum lengkap, hal ini terkendala dengan dana.

Bahkan dana untuk makanan tambahan bayi balita juga belum terealisasi. Semua melekat di Alokasi Dana Desa (ADD).

“Jadi, kalau belum cair tentu saat Posyandu tidak ada makanan tambahan bagi bayi balita,” Ungkapnya.

Kepala Unit Pelaksana Tugas (UPT) Puskesmas Kaleroang Kecamatan Bungku Selatan saat ditemui awak media ini mengatakan, bahwa sarana dan prasana Poskesdes sudah menjadi tanggung jawab desa.

“Kekurangan alat kesehatan ataupun meubeler dan lainnya itu sudah tanggung jawab desa karena sudah ada ketentuan yang telah mengatur hal tersebut,” Katanya.

Pihak Puskesmas akan menindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan kepala desa,” Tuturnya.

“Anggaran untuk sarana dan prasarana Poskesdes sudah melekat pada Dana Desa, olehnya kekurangan alat kesehatan dan sarana lainnya tergantung pemerintah desanya,” Papar Amir Abdullah pada Minggu (14/7/2019).

Untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan di pelesok pedesaan, maka pemerintah dituntut untuk jeli melihat kondisi yang terjadi di desa-desa.

Pelayanan kesehatan khususnya yang tinggal di pelosok terpencil dan terisolir harus mendapatkan perhatian dan perlakuan khusus serta pemenuhan sarana dan prasarana kesehatan guna mengangkat derajat kesehatan warga pelosok terpencil.

Peliput: Abd Rahman Tanra.
Editor: Aj.

print

Iklan Ucapan Pelantikan Presiden RI PT IMIP Iklan Muba Pelantikan DPRD Muba Iklan Ucapan Pelantikan Presiden RI PT OTI EA Abadi Iklan HUT TNI ke-74 Morowali Iklan HUT TNI ke-74 Morowali Iklan HUT TNI Morowali Iklan Morowali

Berita Populer

To Top