Jayapura

KNPB Berhasil Tangkap Dua Pelaku Penyebar Hoaks di Medsos

JAYAPURA, IGLOBALNEWS.CO.ID -Komite Nasional Papua Barat (KNPB) pusat berhasil menangkap basah dua pelaku yang selama ini disinyalir sebagai penyebar berita hoaks di media sosial (medsos), seperti Facebook terkait pemberitaan mengenai KNPB baik secara organisasi dan individu.

Kedua pelaku telah diamankan dan langsung diminta pertangungjawaban oleh Pengurus KNPB pusat yang bermarkas di Vietnam, Rusunawa Unit VI, Waena, Jumat (26/7/2019).

Menurut Imanuell Wagoyop selaku Dikpol KNPB Pusat, kedua pelaku atas nama Sesilia Gombo dan Honi Pahabol selama ini merupakan penyusup dari anggota PPK pimpinan Bazoka Loggo yang telah menciptakan berita hoaks terkait organisasi dan para pemimpin KNPB kepada masyarakat Papua melalui akun FB dan juga beberapa media online.

“Mereka berdua selama ini telah menciptakan banyak berita hoaks soal kegiatan KNPB bahkan merusak nama kami dan baru ini kami tangkap basah mereka dan mereka telah mengakui kesalahan mereka,” Ujarnya.

Diakuinya, atas perbuatan kedua oknum ini nama oraganisasi KNPB menjadi rusak di mata masyarakat Papua.

“Mereka berdua mengelola 4 akun FB untuk menyebarluaskan berita hoaks terkait kami, seperti akun FB Pace Tanah Arto yang kemudian dikembangkan ke media online seperti Tabloid Wani.com dan Cendrawasihpos.com, di mana kedua media ini dikelola oleh Erick Walela yang merupakan anggota PK-NRWP,” Ucap Imanuell.

Maka atas perbuatan kedua oknum ini maka KNPB telah memberikan sanksi berupa pernyataan sikap di mana keduanya harus siap menjauhi organisasi yang selama ini diikuti, siap berhenti melakukan pembusukan nama baik organisasi, individu organisasi perjuangan, harus bersumpah di depan Tuhan bahwa benar akan bertobat dan tidak mengulangi hal yang sama, tidak akan lagi mengunakan akun FB atas nama sendiri untuk melakukan propaganda dan pembusukan nama KNPB.

Baca Juga  Mahasiswa Papua Minta Tarik Semua Pasukan dari Nduga, Sebab Nduga Bukan Tempat Dor

Kemudian, jika tidak menaati sanksi yang diberikan maka militan KNPB siap menangkap dan memberikan hukuman kepada kedua oknum tersebut.

Sementara itu pengakuan dari Sesilia Gombo bahwa dirinya baru sekitar 7 bulan melakukan penyebaran berita hoaks terkait KNPB.

“Sejak Januari 2019 hingga kini, dengan cara kalo ada kegiatan KNPB saya langsung foto lalu cepat kirim ke admin untuk dinaikkan di FB, dan itu pun saya disuruh oleh Alen Halitopo Anggota PK-NRWP,” Katanya.

Lain halnya dengan itu, Honi Pahabol sudah cukup lihai dan cekatan dalam menciptakan berita hoaks di medsos melalui FB.

Dirinya mengaku sudah sejak April 2018 melakukan pekerjaan seperti ini atas dasar kemauan sendiri.

“Saya di organisasi PK-NRWP sebagai komisi media dan propaganda,” Ucapnya.

Dengan demikian atas perbuatan keduanya mengaku bersalah dan tidak akan mengulangi kembali bahkan bersedia mengikuti aturan yang telah diberikan oleh KNPB pusat.

Perlu diketahui, hal propaganda yang dilakukan oleh oknum-oknum penyusup di organisasi KNPB ini merupakan keempat kalinya tertangkap, bahkan sebelumnya KNPB telah berhasil menangkap dan mengungkapkan beberapa anggota yang selama ini telah mencoba merusak dan menciptakan propaganda untuk KNPB.

Penulis: Res.
Editor: Dny.

print

Berita Populer

To Top