Leaderboard Iklan Pekan Daerah KTNA XIII Muba
Sulawesi Tengah

Istri Buta, Suami Lumpuh Keluarga Ini Luput dari Perhatian Pemerintah

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Sanudun dan Jamiah adalah pasangan suami istri , Sanudun terkena Lumpuh dan Jamiah matanya Buta. keduanya adalah warga Desa Lalemo Kecamatan Bungku Selatan, Kabupaten Morowali.

Selama tiga tahun menderita penyakit lumpuh, Sanudun belum pernah ditangani oleh dokter,begitupun dengan istrinya (Jamiah).

Yopin Pihak keluarga Sanudun saat disambangi awak media ini menuturkan bahwa, sejak pasangan suami instri ini menderita penyakit lumpuh dan buta belum pernah ditangani pihak kesehatan.ungkap Yopin.

Beberapa waktu lalu saya bawah Ibu Jamiah berobat di salah satu Rumah sakit di Kota kendari, namun saat itu tidak sempat ditangani dokter dikarenakan biaya yang tidak cukup.

Akhirnya kami memilih pulang ke Kampung halaman akibat biaya yang tidak mencukupi sebagaimana penyampaian pihak rumah sakit.

“Sampai saat ini suami istri ini belum pernah ditangani oleh dokter ”

Pemerintah desa saja tidak perhatikan, semua serba cuek dengan kondisi keluarga ini. Kata Yopin kepada awak media ini pada sabtu, (13/7/2019).

Bidan Desa Lalemo Aisah mengaku belum pernah merujuk kedua pasangan suami istri ini.

Menurut Aisah, Jamiah pernah dibawah berobat ke Kota kendari oleh keluarganya atas kemauan dan biaya keluarganya. Ungkap Aisah.

Kepala Puskesmas Kaleroang Amir Abdullah, S.Kep saat dikonfirmasi media ini mengaku tidak mengetahui kondisi pasangan suami istri tersebut.

Dikatakan, tidak ada laporan penyakit yang masuk ke Puskesmas Kaleroang atas nama Janudun dan Jamiah sehingga pihak puskesmas tidak menindak lanjuti, ungkapnya.

Salah seorang staf Dinas Sosial Daerah Kabupaten Morowali yang ditemui di Desa Lalemo mengaku tidak mengetahui adanya pasangan suami istri mengalami kondisi seperti itu.

Dikatakan, dengan adanya laporan ini maka pihak Dinas Sosial Daerah Morowali segera akan menindak lanjuti kasus ini.

Baca Juga  Alfamidi Kota Palu Berbagi Sembako dengan Masyarakat Setempat

” Kami butuh data catatan sipil keluarga ini agar tidak terkendala nantinya.”

Kasus ini segera kami laporkan setelah pulang dari sini, katanya.

Hal ini disampaikan saat usai menghadiri upacara pembukaan TMMD ke 105 pada selasa, (9/7/2019) di Desa Lalemo.

Sanudun dan Jamiah sudah bertahun tahun menderita dengan penyakit yang dideritanya, pihak pemerintah terkesan tutup mata.

Sanudun dan Jamiah yang sudah berusia lanjut tinggal berdua disebuah rumah tua sembari terhimpit ekonomi dan luput dari perhatian pemerintah harus menelan pil pahit dalam kesehariannya.

Peliput : Abd Rahman Tanra.
Editor : A Jueni.

print

Iklan Pekan Daerah KTNA XIII Muba

Berita Populer

To Top