Leaderboard Iklan Pekan Daerah KTNA XIII Muba
Advertorial

Bupati Jajaki Skema Penawaran Kerja Sama Terkait PJU

SEKAYU, IGLOBALNEWS.CO.ID – Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Dodi Reza Alex didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Muba, Drs. H. Apriyadi dan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba serta Kepala Dinas PUPR, Bappeda dan DLH mendengarkan langsung paparan Kerjasama Pembangunan Badan Usaha (KPBU) Untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) oleh PT. Generasi Bangsa Indonesia (PT. GESINDO) di Ruang Rapat Bupati, Kamis (11/7/2019).

Menurut Bupati, ini konsepnya menguntungkan karena membangun infrastruktur penerangan jalan dengan tidak menggunakan APBD tapi nantinya harus di bayar juga. Keuntungannya Pemkab Muba bisa mempercepat pergantian lampu jalan dan bisa juga masuk ke daerah-daerah yang belum ada PJU.

“Dari hasil paparan skema ini baru dan layak untuk dijajaki, tinggal kita caseflow nanti bagaimana pembayarannya. Jadi silahkan dikaji seberapa besar keuntungan kita mempercepat penerangan jalan ke seluruh wilayah Muba .Konsep seperti ini sebetulnya kreatif terobosan dengan cara pembiayaan nanti, sehingga APBD sekarang bisa Pemerintah gunakan untuk pembangunan yang lainnya. Coba pelajari terlebih dahulu, kalau ini memang menguntungkan Pemerintah dan pihak Badan Usaha kenapa tidak, karena sekarang Pemerintah Nasional juga menggunakan sistem Availability Payment guna mempercepat pembangunan daerah,” Ucap Dodi.

Direktur Teknis PT Generasi Bangsa Indonesia (Gasindo) Aria menjelaskan bahwa KPBU ini fokus untuk penggantian lampu penerangan jalan umum, fasilitas umum dan perkantoran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dengan Metoda EPC atau pembiayaan bertahap selama 5 hingga 20 tahun.

“Kami selaku perusahaan pemrakarsa yang menawarkan jasa penggantian menyeluruh lampu PJU dengan Metode EPC atau pembayaran bertahap yang menjamin biaya energi yang rendah, biaya investasi, biaya perawatan dan teknologi smartcity untuk PJU,” Paparnya.

Dijelaskannya, kerjasama ini memegang prinsip saling menguntungkan, apabila study energi menghasilkan angka negatif atas ROI proyek pergantian lampu penerangan maka Pemkab Muba dibebaskan dari segala biaya study energi yang dikeluarkan PT Generasi Bangsa Indonesia. Namun apabila ROInya angka positif maka seluruh biaya yang dikeluarkan akan mengikuti ketentuan Perpres Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur.

Baca Juga  PT Taruko Muba Energi Segera MOU dengan PT Pertagas

“Ini merupakan solusi pembiayaan terbaik untuk mengurangi pemakaian energi tanpa mengurangi kualitas dan standar pencahayaan yang ada,” Paparnya.

Menanggapi persentasi tersebut, Sekda Muba Drs Apriyadi mengatakan bahwa Pemkab Muba menginginkan lampu jalan ini dinikmati semua masyarakat. Namun, kenyataan di lapangan banyak yang tidak hidup (rusak tidak dilaporkan). Hal ini merugikan Pemerintah yang setiap bulan membayar tagihan PLN berdasarkan jumlah titik lampu bukan jumlah pemakaian.

“Setelah mendengar persentasi tadi, kami tertarik membangun kerjasama dengan PT Gasindo dikarenakan tidak membebani APBD. penawaran yang diajukan ini akan ┬ákami dipelajari dahulu,” Katanya.

Apriyadi meminta rencana kerja sama ini dibicarakan terlebih dahulu secara detail dan jika sepakat akan ditindaklanjuti dengan Penandatangan MOU antara Bupati Muba dengan PT Gasindo. (ADV).

print
Iklan Pekan Daerah KTNA XIII Muba

Berita Populer

To Top