Papua

Tiga Komisoner KPUD Laporkan Tindak Pidana Ketua KPUD Yapen ke KPU Papua

on

Photo komisioner KPUD Yapen divisi hukum evira woremba saat di wawancarai di ruang kerjanya.

Photo komisioner KPUD Yapen divisi hukum evira woremba saat di wawancarai di ruang kerjanya.

PAPUA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Komisioner KPUD Kepulauan Yapen akan segera melaporkan kepada KPU Provinsi atas tindakan pidana yang di lakukan oleh Ketua KPUD Yapen Moris Muambai yakni manipulasi data perolehan suara Caleg tingkat daerah.

Hal ini di katakan Evira Woremba selaku Komisioner KPUD Yapen Divisi Hukum kepada wartawan di ruang kerjanta baru-baru ini.

Menurutnya Ketua KPUD Yapen telah dengan sengaja melakukan perubahan perolehan suara untuk calon legislatif tingkat daerah di mana DB -1 yang di keluarkan oleh ketua KPU tidak sesuai dengan perolehan suara pada DA-1di 16 Distrik yang sudah di laporkan dan di sahkan.

“Kami telah memplenolan secara terbuka di kantor KPUD Yapen yang telah di gelar secara terbuka dan dari hasil itu masyarakat pun tau siapa yang meraih suara terbanyak fan tidak,namun rupanya hasil itu tiba-tiba mengalami perubahan drastis yang di lakukan oleh ketua KPUD Yapen sendiri,” katanya Senin (03/06/2019).

Menurut Evira dengan kejadian ini maka warga dan juga caleg yang merasa di rugikan atas tindakan ketua KPUD Yapen melakujkan aksi demo beberapa kali di kantor KPUD Yapen dan meminta pertangung jawaban Ketua KPUD untuk mengembalikan perolehan suara setiap caleg ke suara semula ketika sebelum mengalami perubahan.

Apalagi secara terang terangan ketua KPUD juga telah melakukan pemaksaan kepada tiga anggota Komisoner KPUD Yapen untuk menandatangani DB-1 yang sudah di rubah oleh ketua KPUD.

“Secara pribadi saya menolak menandatangani DB-1 yang di sodorkan ketua KPUD Yapen yang di bawa ke rumah saya,begitu juga hal ini di lakukan kepada dua komisoner yang lain karena kami bertiga tidak di libatkan dalam perekapan hasil tersebut,”ujarnya

Baca Juga  Menangkal Radikalisme Anggota DPR-RI. Jimmy Demianus Ijie Melakukan Pertemuan Bersama Pengurus NU Kota Sorong

Di akuinya dalam perekapan DB-1 hanya di lakukan oleh Ketua KPUD Yapen bersama komisioner Awal Rahmadi beserta salah satu operator secara diam -diam tanpa melaibatkan 3 anggota komisioner KPUD lainnya.

“Inikan berarti sudah ada yang di tutupi dan ada yang di curangi,di mana hasil DB-1 mereka kerjakan sendiri padahal kami mempunyai hak di dalam situ,” ucapnya.

*** Baca Juga : Usai Lakukan Manipulasi Data Caleg DPRD Yapen Ketua KPU Dikabarkan Menghilang.

Untuk itu dirinya bersama dua komisioner lainnya akan mengambil tindakan dengan melaporkan hal ini ke KPU Privinsi Papua.

“Inikan sudah mencemarkan nama baik institusi dan kami pun tidak mau terlibat dalam permainan kotor ketua KPUD ataupun menjadi sasaran warga yang meminta keadilan atas apa yang di lakukan ketua KPUD, dan segera hal ini akan kami laporkan,” ucap Evira.

Lebih lanjut di jelaskan Evira, untuk aspirasi yang di sampaikan oleh warga yang melakukan aksi demo pihaknya akan berusaha menyampiakan kepada KPU Provinsi, apalagi mengingat batas waktu yang telah habis pastinya cukup berat dalam memperjuangkan ini kembali.

“Saya belum bisa memastikan ini masih bisa di terima atau tidak karena DB-1 kan sudah di serahkan ke Provinsi tapi kami akan mencoba sampaikan ke Provinsi namun masih ada jalur lain yang dapat di tempuh melalui Bawaslu dan Gakumdu,” pungkasnya.

Penulis : Ir.
Editor : AJ.

print

About iGlobalNews

Recommended for you