Leaderboard Iklan Bupati Muba Cup Prix 2019 Iklan HUT RI Dinas Bina Marga
Hukum

JPU Nyatakan Banding Atas Putusan Majelis Hakim Tipikor

JAKARTA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Atas putusan majelis Hakim Tipikor terhadap terdakwa Galaila Karen Kardinah alias Karen Galaila Agustiawan alias Karen Agustiawan delapan tahun penjara, Selasa (10/6/2019), membuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jampidsus melakukan banding.

Hal tersebut dinyatakan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Ka Puspenkum) Kejaksaan Agung RI, DR. Mukri, di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

“Pada fakta persidangan, JPU berkeyakinan terdakwa melanggar pasal 2 ayat (1) juncto pasal 18 Undang-Undang (UU) RI. Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU. RI. Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU. RI. Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP” Papar DR. Mukri.

DR. Mukri menjelaskan upaya banding yang diajukan, sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) dengan berbagai pertimbangan hukum antara lain, putusannya menerapkan pasal 3 UU.RI. Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU. RI. Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas UU.RI. Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya, JPU menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 15 tahun dan pidana denda Rp 1.000.000.000,- subsidair enam bulan kurungan, serta membayar uang Pengganti sebesar Rp 284.033.000.000,- subsidair lima tahun kurungan.

“Di sisi lain, terdakwa pada kesempatan yang sama mengajukan banding atas putusan yang dijatuhkan. Untuk menghindari perdebatan di kemudian hari, atas pertimbangan tersebut, tim JPU melakukan upaya hukum banding,” Imbuh Kepala Puspenkum Kejagung RI ini.

“Sebelumnya, dalam pertimbangan hukumnya, majelis Hakim Tipikor menyatakan, selaku Direktur Hulu dan Direktur Utama Pertamina, memiliki tugas dalam mengendalikan dan monitor kegiatan akuisisi dan evaluasi. Maka majelis hakim berkesimpulan perbuatan terdakwa menyalahgunakan kewenangan” Demikian dibeberkan Emilia Subagja dalam pembacaan putusan di Pengadilan Tipikor, Senin (10/6/2019).

Baca Juga  Pengamat IPI: Stop! Amien Rais Bikin Gaduh

Vonis tersebut tujuh tahun lebih ringan dari tuntutan JPU yang menuntut mantan Dirut Pertamina ini 15 tahun penjara serta membayar uang pengganti Rp.284 miliar.

Sementara vonis hakim tidak mewajibkan Karen membayar uang pengganti karena tidak terbukti menerima keuntungan. Sedangkan JPU menilai Karen mengabaikan prosedur investasi di Pertamina dalam Participating Interest (PI) atas Blok Basker Manta Gummy (BMG) Australia pada tahun 2009.

Penulis: Richard Aritonang.
Editor: A Jueni.

print

Iklan Bupati Muba Cup Prix 2019 Iklan HUT RI Pemkab Morowali Iklan HUT RI Organda

Berita Populer

To Top