Leaderboard Iklan Pekan Daerah KTNA XIII Muba
Berita Utama

Rugi Milyaran Rupiah, Dua Warga Jakarta Laporkan Putra Pejabat Dishub NTB Ke Polisi

Photo Angga Mahardika.

Photo Angga Mahardika.

MATARAM, IGLOBALNEWS.CO.ID – Semakin memanas, buntut panjang dari pengerjaan proyek pengadaan sosialisasi pembangunan keluarga berencana mitra kerja tahun anggaran 2018.

Kerjasama yang melibatkan AG yang merupakan putra dari pejabat tinggi pada Dinas Perhubungan Provinsi NTB dengan Dua warga Jakarta yakni Andika Nurian Prayitno dan Angga Mahardika. kini sengketa tersebut akan dibawa keranah hukum oleh dua warga Jakarta yang mengaku dirugikan hingga miliyaran rupiah oleh oknum AG.

Saat dikonfirmasi Andika dan Angga pada (15/5/2019) menceritakan pada awak media, berawal dari AG yang menawarkan kerjasama dalam pengerjaan proyek pengadaan sosialisasi pembangunan keluarga berencana mitra kerja tahun anggaran 2018.

Dalam kesepakatan awal, dari Harga Paket Pertama dengan nilai Rp.1.101.804.000, disusul Paket Kedua dengan nilai Rp.967.059.500, sebelum terealisasi dari BKKBN Provinsi yang menjadi Leading Sektor proyek kegiatan.

Kemudian dari hasil kesepakatan Andika dan Angga selaku penyandang modal untuk membuat rekening bersama atas nama Angga Mahardika dan AG untuk Pengerjaan Paket Pertama sedangkan untuk Paket Kedua hanya AG yang membuat rekeningnya papar Angga.

Sementara AG, selaku kuasa Direktur yang bertindak dan atas nama PT. Ariyan Saputra Wijaya yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman, Sayang Sayang Mataram sedangkan Andika Nurian Prayitno dan Angga Mahardika sebagai pemodal awal atau yang membiyai Dua Paket pekerjaan Kegiatan Sosialisasi Pembangunan Keluarga Berencana Bersama Mitra Kerja tersebut.

“Perlu digarisbawahi bahwa masalah ini adalah masalah personal antara AG dengan kami berdua selaku penyandang modal diluar dari ikatan proyek antara PT. Ariyan Saputra Wijaya dengan BKKBN waktu itu” papar Angga dan Andika.

“Sebagai penyandang modalnya AG, tentu kami ingin modal kami kembali dari hasil proyek tersebut, akan tetapi sampai sekarang uang kami belum dikembalikan oleh AG,” ungkapnya pada wartawan.

Baca Juga  Dayah Nur Yaqdhah Aceh Selatan Terima Bantuan

Meskipun pihak korban telah melakukan komunikasi dengan berbagai cara supaya modal yang sudah dipakai, AG itu di kembalikan tapi sampai saat ini belum ada titik terang sama sekali.

Dihubungi secara terpisah, Sekdis Perhubungan NTB, Ary Purwanti yang merupakan ibu kandung dari AG, membenarkan kerjasama anaknya dalam proyek tersebut, namun enggan berkomentar terlalu jauh pada media.

Begitupun Ayah AG, juga membenarkan anaknya ada kerjasama dengan dua warga Jakarta tersebut dan AG sering ditransferkan melalui rekening pribadinya.

“Kami berdua adalah korban dari AG dan kami memiliki semua bukti transaksi keuangan yang telah kami kirimkan kepada AG maupun keluarganya, hingga kami mengalami kerugian milyaran rupiah.” Ucapnya.

Lanjut, Angga dan Andika, sejauh ini dia dan Timnya sudah menempuh upaya hukum sembari merampungkan semua bukti bukti tambahan untuk menyeret AG pada pihak yang berwajib.

Reporter: Jon.
Editor : AJ.

print

Iklan Pekan Daerah KTNA XIII Muba Iklan Ucapan Id PDAM Iklan Ucapan Id Pemkot Gunungsitoli Iklan Ucapan Idul Fitri Dinas Perkim dan Pemakaman Kab Tangerang Iklan Ucapan Puasa PT IMIP Iklan Ucapan Puasa Penasehat Hukum iglobalnews Iklan Ucapan Idul Fitri SMAN 8 Kota Tangerang Iklan Ucapan Puasa Dinas Bina Marga Iklan Ucapan Puasa Dinas Tata Ruang Iklan Ucapan Puasa Yayasan YPR Iklan Ucapan Puasa Desa Muara Pemuat Sarolangun

Berita Populer

To Top