Leaderboard Iklan Bupati Muba Cup Prix 2019 Iklan HUT RI Dinas Bina Marga
Jambi

Lima Belas PNS Terjaring Razia Gabungan BKPSDM dan Satpol PP


SAROLANGUN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya manusia (BKPSDM) bekerja sama dengan satuan polisi pamong praja (satpol PP,red) pada Selasa (21/05/2019) melakukan Razia besar besaran di dua kecamatan yaitu Kecamatan Singkut dan Kecamatan Sarolangun.

Yang menjadi target dalam Razia PNS ini adalah pasar, Rumah makan dan toko pakaian.

Menurut Kabid informasi pegawai dan kesejahteraan Erri hari Wibawa Razia dilakukan guna menindak lanjuti surat perintah Bupati Sarolangun yang telah di tanda tangan dua hari yang lalu.

” Dasar kami razia ini menindak lanjuti surat perintah Bapak Bupati sarolangun yang sudah di tanda tangani dua hari yang lalu Razia di lakukan guna untuk memastikan bahwa para ASN di kabupaten Sarolangun tetap menjaga disiplin mereka di dalam tugas pokok mereka sehari hari meskipun pada bulan puasa.”

Selain itu jelas kan nya Bahwa dinas bpkpsdm telah mendapatkan informasi terkait ASN yang masih suka berkeliaran di bulan Suci Ramadhan ini, dan lebih parah lagi menurut nya ada laporan jika ASN sering makan di Bulan puasa.

” Setelah kami tindak lanjuti memang ada beberapa PNS kedapatan sedang sarapan dan makan siang tapi Alhamdulillah PNS yang terkena Razia tersebut adalah yang non muslim, jadi mereka wajar makan karena mereka non muslim, tepati kami soroti juga terkait masalah pelanggaran jam kerja nya secara norma agama mereka tidak kena sangsi tetapi secara jam kerja mereka tetap melanggar.” Katanya.

Lebih lanjut di jelaskan Erri, ada sebanyak 15 orang PNS yang terjaring Razia, ada 10 orang kontrak Daerah, 3 orang tenaga kerja sukarela, selebihnya masih di dalami datanya, karena menurutnya sewaktu di razia mereka lari ke dalam Ruko dan petugas kesulitan untuk mendatanya.

Baca Juga  Acara Deklarasi Damai Pemilu 2019 Berlangsung Sukses

” Mereka masuk ke kamar-kamar di dalam Ruko tersebut saat si razia, jadi kami merasa tidak ada kewenangan untuk masuk kedalam mendata mereka.” Kata sang Kabid

Hampir rata rata PNS yang terjaring Razia mereka sedang transaksi berbelanja di toko pakaian saat jam kerja, tim gabungan tetap mendata nama nama mereka yang terjaring pada Razia disiplin pegawai di Kabupaten Sarolangun.

Apa pun alasannya mereka telah melanggar PP no 53 tahun 2010 tentang pegawai Negeri sipil, namun tingkat angka pelanggaran di tahun ini telah terjadi penurunan arti nya tingkat kesadaran kedisiplinan para pegawai sudah meningkat.

” Alhamdulillah tingkat kesadaran para pegawai di kabupaten Sarolangun saat ini telah meningkat.” Tutup nya

Penulis : Andra.
Editor : AJ.

print

Iklan Bupati Muba Cup Prix 2019 Iklan HUT RI Pemkab Morowali Iklan HUT RI Organda

Berita Populer

To Top