Leaderboard Iklan HUT RI Pemkab Muba Iklan HUT RI Dinas Bina Marga
Tangerang

Kadisdik Tangsel: Sahur on the Road Beresiko Kecelakaan dan Tawuran

Foto: Kadisdik Tangerang Selatan, Taryono.

Foto: Kadisdik Tangerang Selatan, Taryono.

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Sudah menjadi kebiasaan para remaja setiap tahubnya pada bulan Ramadhan menjelang malam sehabis tarawih sampai menjelang waktu makan sahur tiba, biasanya para remaja berkumpul di jalan-jalan protokol untuk melakukan Sahur on The Road (SOTR).

Kegiatan tersebut yang sering dilakukan remaja bahkan pelajar acap kali berujung dengan pertikaian antar sesama pelajar lain. Tidak menutup kemungkinan akan terjadi pergesekan antara pelajar dengan warga maupun pemuda lainnya di lokasi yang dijadikan kegiatan ‘Sahur on the Road’ tersebut. Bahkan, SOTR ini rawan terjadi kecelakaan karena berkendara secara ugal-ugalan.

Dalam hal ini untuk mencegah hal hal tersebut agar tidak menimpa para pelajar, khususnya pelajar di wilayah Tangsel. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangerang Selatan (Tangsel) menghimbau kepada seluruh pelajar di Tangsel untuk tidak melakukan SOTR.

“SOTR dengan kendaraan bermotor akan sangat beresiko kecelakan dan berpotensi tawuran. Apalagi pelajar SMP belum punya SIM. Itu sangat membahayakan,” Ujar Kepala Dindikbud Tangsel, Taryono, Selasa (7/5/2019).

Menurutnya lebih baik tingkatkan kegiatan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan berbasis sekolah dan kepedulian sosial.

“Jadikan semarak bulan suci Ramadan, untuk membangun sejuta karakter,” Imbuhnya.

Lanjut Taryono, di bulan suci dan penuh berkah ini sebaiknya para pelajar bisa menandatangi yayasan atau rumah dhuafa untuk berbagi bersama dengan saudara kita yang kurang beruntung. Atau di sekolah masing-masing bisa mengadakan kajian Al-Qur’an.

“Kegiatan berbasis sekolah, bisa berupa kajian Al-Qur’an, tadarus dan tahfidz Al-Quran. Sedangkan kegiatan Ramadhan yang berbasis sosial, bisa dalam bentuk santunan yang tidak mampu dan anak yatim. Pelajar bisa langsung datang ke panti asuhan ataupun mendatangi lokasi orang yang tidak mampu,” Jelasnya.

Baca Juga  Upload Logo Palu Arit, BMI PDI-P Adukan Ujaran Kebencian Ke Makopolres

Bahkan, dirinya juga mengajak pelajar di Tangsel untuk bersih-bersih masjid serta lingkungan sekolahnya. “Atau juga bisa dalam bentuk gerakan bakti sosial seperti bersih-bersih masjid dan mushola. Serta bersih-bersih di lingkungan sekitar sekolah. Jadikan puasa itu untuk tidak bermalas-malasan,” Jelasnya.

Penulis: Dyn.
Editor: Dny.

print
Iklan HUT RI Pemkab Muba Iklan HUT RI Pemkab Morowali Iklan HUT RI Organda Iklan HUT RI PT IMIP Iklan Aidul Adha PT IMIP Iklan Pekan Daerah KTNA XIII Muba

Berita Populer

To Top