Leaderboard Iklan Pekan Daerah KTNA XIII Muba
Jambi

Kades Muara Pemuat Batang Asai Diduga Palsukan Tanda Tangan Ketua BPD

SAROLANGUN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Anggota Badan Permusawaratan Desa (BPD) Desa Muara Pemuat, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, Jambi saat ini menjadi gerah akibat ulah oknum kepala desa setempat.

Pasalnya, ada keputusan yang dibuat oleh pemerintah desa yang dianggap tidak sesuai dengan aturan atau melawan hukum.

Kondisi ini berkaitan dengan pengesahan Rencana Anggaran Pembelanjaan Desa (RAPBDesa) Tanpa diketahui dan ditandatangani oleh Ketua BPD. Tetapi, yang terjadi adalah semua dokumen untuk itu
sudah ditandatangani.

Artinya tanda tangan yang ada di berkas soal alokasi Penggunaan Dana Desa Tahun 2019 yang ada tanda tangan ketua BPD diduga dipalsukan oleh Kades Muara Pemuat.

Hal ini disampaikan oleh salah seorang dari lima anggota BPD desa setempat pada media ini, Selasa (30/4/2019).

Menurutnya tidak pernah sama sekali membubuhi tanda tangan dalam berkas anggaran Dana Desa Tahun 2019 ini.

“Namun, anehnya berkas sudah rampung dan sudah saya tanda tangani,” Ujarnya.

“Saya bingung belum ditandatangani saya, tapi di berkas sudah saya tanda tangani. Artinya tanda tangan saya dipalsukan. Bukan tanda tangan saya saja yang dipalsukan R, selaku Kepala Desa Muara Pemuat, namun, dia juga punya stempel BPD. Sementara setempel BPD ada pada saya selaku ketua,” Urainya.

“Saya sangat heran apa yang dilakukan oleh kades saat ini. Masak, tanda tangan saya direkayasa? Ini sangat berani. Apalagi berkaitan soal anggaran dana desa,” Ujarnya.

“Saya berharap soal rekayasa tanda tangan saya ini ada pelanggaran, baik secara administrasi maupun persoalan hukum. Ini murni pelanggaran,” Jelas HD.

“Saat ini saya berharap soal rekayasa tanda tangan yang dilakukan Kades dapat disikapi oleh Dinas PMD Kabupaten Sarolangun,” Pintanya.

Baca Juga  Limbah Tambang PT. Tamarona Diduga Dibuang Langsung ke Sungai

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Mulyadi saat diminta tanggapan ada rekayasa tanda tangan Ketua BPD Desa Muara Pemuat oleh Kades Remi mengatakan, “Kita belum mendapat laporan soal itu nanti kita akan segera panggil Kades dan BPD kita minta keterangan soal ini.”

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kabid KD, Kaprawi, saat di jumpai di sela-sela acara sosialisasi Dana Desa dan BPJS Kesehatan di kantor bupati, Selasa (30/4/2019).  Ia mengatakan, “Itu tidak benar. Kalau memang benar direkayasa tanda tangan Ketua BPD di berkas anggaran dana desa sudah melanggar hukum ini ada pidananya nanti kades akan kita panggil terkait soal ini.”

Kades Muara Pemuat ketika akan ditemui di acara sosialisasi di kantor bupati tidak berhasil ditemui. Kemudian ketika dihubungi lewat telepon selulernya juga tidak aktif. Sampai berita ini diterbitkan belum mendapat jawaban.

Penulis: Andra.
Editor: Dny.

print

Iklan Pekan Daerah KTNA XIII Muba

Berita Populer

To Top