Leaderboard Iklan HUT RI Pemkab Muba Iklan HUT RI Dinas Bina Marga
Sumatera Utara

FMMPT Serukan Tolak Peran Walhi dan YEL di Batang Toru

TAPSEL, IGLOBALNEWS.CO.ID – Puluhan masyarakat dan mahasiswa yang mengatasnamakan diri Forum Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Tapanuli (FMMPT) menggelar aksi demonstrasi mendukung Pembangunan PLTA Batangtoru di Jembatan Trikora Batangtoru, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (1/5/2019).

Kordinator Aksi, Wansanuddin dalam orasinya menyampaikan bahwa Forum Mahasiswa dan masyarakat Peduli Tapanuli mendukung penuh Pembangunan PLTA Batangtoru yang merupakan proyek strategis Nasional (PSN).

“Kami menilai keberadaan PLTA Batangtoru sangat bermanfaat bagi rakyat Indonesia dengan mempertimbangkan kapasitas empat turbin yang dapat menghasilkan 127,5 MW dan hal ini dianggap sangat efektif mampu menghemat devisa negara sekitar 5,6 triliun rupiah/tahun,” Katanya.

Lebih lanjut, “Forum Mahasiswa dan masyarakat Peduli Tapanuli juga menilai keberadaan PLTA Batangtoru sebagai bukti keseriusan Presiden RI dalam Paris Agreement untuk mengurangi emisi karbon sebesar 29% pada tahun 2030 dengan capaian pengurangan emisi karbon dioksida minimal 1,6 Juta ton/tahun atau setara dengan 123 juta pohon.”

“Mengingat dari itu, kami mendukung dan mendesak Pemerintah mengusir dan menindak lembaga atau orang asing yang menggunakan isu-isu lingkungan untuk menghambat pembangunan di Indonesia. Kami siap menjadi garda terdepan dalam percepatan rakyat dalam pemenuhan dalam bidang energi dan lapangan kerja dan kami meminta kepada pihak PLTA untuk memberdayakan masyarakat Tapsel dalam proses pembangunan hingga selesai,” Katanya.

Terakhir, Forum Mahasiswa dan masyarakat Peduli Tapanuli juga meminta dan mengajak masyarakat Tapanuli Selatan agar mengawal pembangunan PLTA Batangtoru ini supaya cepat beroperasi, dan mengusir serta mencegah orang-orang yang melakukan provokasi agar pembangunan PLTA tersebut tidak dibangun.

“Kami Menolak  Peran WALHI dan YEL di Batangtoru sebagai alat kepentingan NGO yang diduga dibiayai pihak luar Negeri. Kami himbau kepada warga Tapsel agar jangan mau dihasut dan terlibat dalam menghambat Proyek Strategis Nasional PLTA Batangtoru,” Tegasnya seraya membubarkan diri  dalam keadaan tertib dan aman dengan pengawalan ketat dari pihak Polsek Batangtoru.

Baca Juga  Jemaah Haji Debarkasi Medan Sudah Kembali ke Tanah Air 6.592 Jamaah

Penulis: Ucok Siregar.
Editor: Dny.

print
Iklan HUT RI Pemkab Muba Iklan HUT RI Pemkab Morowali Iklan HUT RI Organda Iklan HUT RI PT IMIP Iklan Aidul Adha PT IMIP Iklan Pekan Daerah KTNA XIII Muba

Berita Populer

To Top