Leaderboard Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali Pelantikan DPRD Pemkab Muba
Ekonomi

Bupati Morowali Sebut Usaha Kuliner Berpotensi untuk Dikembangkan di Morowali

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Bupati Morowali, Drs. Taslim menghadiri Festival Bahomotefes kuliner dan usaha kreatif yang dilangsungkan di Desa Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Morowali pada Minggu (24/3/2019).

Menurut Bupati Morowali, dengan kondisi pertumbuhan penduduk di Kabupaten Morowali saat ini ukup tinggi, sehingga kita berkesempatan untuk membidik usaha kuliner dan usaha kreatif untuk mendongkrak ekonomi.

Taslim mengatakan, “Festival kuliner seperti ini sangat positif untuk dikembangkan.”

“Namun, saat ini kita butuh seorang inspirator dalam rangka pengembangan kegiatan seperti usaha kuliner kreatif dan ini perlu kita dorong dan dukung bersama,” Katanya.

“Olehnya, masyarakat perlu kita beri ruang untuk pengembangan kegiatan seperti ini,” Tuturnya.

Namun usaha seperti ini lanjut Taslim, ada beberapa hal yang perlu kita penuhi yakni kita harus mampu berdaya saing. Dikarenakan persaingan kuliner hampir sama dengan persaingan telekomunikasi.

Sebagai contoh, persaingan produk handphone yang begitu ketat dan cepat persaingannya karena tuntutan konsumen.

“Olehnya, kita harus mempersiapkan sumber daya manusia sehingga kita bisa mampu bersaing sebagiamana perkembangan dan tuntutan pasar,” Kata Taslim.

Selain itu, usaha kuliner sangat penting, ditopang dengan modal dan hal ini pemerintah Daerah Morowali sudah mempersiapkan bantuan modal usaha sebesar Rp200 juta per desa.

Olehnya, lanjut dia, “Melalui momentum Gestival Bahomotefest kita bisa terinspirasi sebagai batu pijakan untuk berinovasi dalam usaha kuliner karena potensinya sangat besar di Morowali.”

Bahkan, tambah Taslim, kita akan coba canangkan satu kelurahan di Kota Bungku sebagai pusat wisata kuliner.

“Dengan metode di setiap rumah warga bisa menyiapkan kuliner dan ini tidakbmembutuhkan modal besar, namun butuh pembinaan, seperti penataan, kebersihan, mutu dan rasa,” Imbuh Taslim.

“Kegiatan ini sangat positif, karena selama ini kita lakukan hal seperti ini hanya sebatas seremonial saja, tidak pernah kita pikirkan nilai ekonominya,” Kata Taslim.

Baca Juga  Ketua Tim Sergap Mabes TNI AD Panen Perdana

Kegiatan ini sangat tepat disinergikan dengan pariwisata tinggal perlu ditingkatkan promosinya.

Taslim mencotohkan, tanaman Tolimbu yang hanya ada di Kecamatan Menui Kepulauan dan Pulau Sombori, ini akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung di Kabupaten Morowali.

Bupati Morowali berharap kepada ketua panitia pelaksana Festival kulinervBahomotefes (Tommy-red) untuk terus mengembangkan kuliner tradisional khas Bungku (Morowali) dengan memberdayakan ibu-ibu.

Masjid Agung akan dijadikan sebagai pusat wisata religi dan kuliner di Kabupaten Morowali.

“Selain orang bisa beribadah, juga bisa menikmati kuliner tradisional khas bungku di situ,” Katanya.

Dalam festival ini dilangsungkan Bazaar Kuliner Kreatif, dialog UKM, lomba kreasi menu non beras, UKM seni Kriya, coffee tasting dan live music serta lomba menu kreatif.

Hadir sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Morowali, Camat Bungku Timur, para kepala desa dan masyarakat sekitar, pelaku usaha , Tim Penggerak PKK serta wanita Islam Al Khairaat se-Kecamatan Bungku Timur.

Peliput: Abd Rahman Tanra.
Editor: Dny.

print

Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali Pelantikan DPRD Pemkab Muba

Berita Populer

To Top