Leaderboard Iklan HUT RI Pemkab Muba Iklan HUT RI Dinas Bina Marga
Berita Utama

Lima Wartawan dan LSM Terdakwa Kasus 369 KUHP Minta Keadilan

PEMALANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Salah seorang wartawati senior dari media cetak mingguan NE (43 tahun), bersama 4 rekan seprofesinya yang menjadi terdakwa dugaan kasus pemerasan terhadap 5 oknum Kepala Sekolah Menengah Kejuruan di wilayah Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah merasa menjadi korban ketidakadilan hukum.

Saat wartawan iglobalnews dan beberapa media mengunjungi NE di Rutan kelas II B Pemalang, pada Kamis (7/2/2019), di hadapan awak media NE yang hampir dua setengah bulan lamanya menjalani kehidupan di balik jeruji besi Rutan Pemalang menceritakan kronologis kejadian sebenarnya, terkait kasus yang menimpa dirinya bersama 4 rekan seprofesinya yang terjadi pada 28 November 2018 lalu.

“Kasus ini sebenarnya bukan murni pemerasan, tapi penyuapan. Mereka memberi karena sebagai bentuk timbal balik mereka meminta tolong kepada wartawan dan LSM agar kasus korupsi Dana BOS yang mereka lakukan tidak diberitakan dan dilaporkan,” Ujar NE kepada awak media dengan nada setengah kecewa.

Lebih lanjut NE mengatakan, “Saya dan 4 rekan seprofesi lainnya merasa jadi korban ketidakadilan¬† hukum atas kasus ini.”

“Karena, hingga kini kelima oknum kepala sekolah pemberi suap yang tersandung kasus korupsi Dana BOS masih dibiarkan bebas menghirup udara segar tanpa ada tindakan hukum untuk menjerat mereka dan mengusut kasusnya sampai tuntas,” Tandas NE.

“Mengapa penyidik dalam hal ini tebang pilih, tidak bisa bertindak adil? Kami berlima diadili secara hukum, sedangkan mereka dibiarkan bebas begitu saja tanpa tersentuh hukum, apakah ini dikatakan adil?” Pungkas NE dengan nada geram.

Penulis: Rico.
Editor: Dny.

print
Iklan HUT RI Pemkab Muba Iklan HUT RI Pemkab Morowali Iklan HUT RI Organda Iklan HUT RI PT IMIP Iklan Aidul Adha PT IMIP Iklan Pekan Daerah KTNA XIII Muba

Berita Populer

To Top