Hukum dan Kriminal

Pengacara Nicolov WN Bulgaria Pembobol ATM Keberatan Peterjemah Belum Bersertifikat dan Disumpah

on

Photo Di ruangan persidangan Nicolov WN Bulgari didampingi peterjemah yang belum di sumpah dan bersertifikat.

Photo Di ruangan persidangan Nicolov WN Bulgari didampingi peterjemah yang belum di sumpah dan bersertifikat.

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Persidangan, Terdakwa WN Bulgaria Voylov Volodev Nikolov (51) di Pengadilan Negeri Tangerang, Selasa (23/10/2018) di dampingi Pengacara Yudy and Rekan dalam persidangan kasus pembobolan ATM dengan cara Skimming, (penggandaan data).

Terdakwa Nicolav ditangkap Tim Reskrim Polda Metro Jaya di daerah Jogyakarta 19 maret 2018 lalu ketika sedang keluar dari ATM dan dibawa ke jakarta bersama sama komplotan pembobol ATM yang sudah ditangkap.

Kasus pembobol ATM ini terungkap karena beberapa Nasabah Bank Mandiri, BRI, BNI kehilangan uang dari Rekeningnya, tapi para nasabah tersebut tidak pernah merasa mengambil uang melalui ATM dan melapor ke Polda Metro Jaya.

Sindikat pembobol ATM yang berkewarga Negaraan Asing datang ke indonesia dengan visa turis, dan menggandeng orang indonesia sebagai peterjemah.

Modus Sikimming yang dilakukan WNA pembobol ATM dengan cara memasang kamera di mulut ATM dan merekam data Nasabah dan data yang terekam dipindai ke ATM kosong lengkap dengan PIN dan tinggal mengambil di ATM.

Terdakwa, Nicolov dalam keteranganya dihadapan ketua majelis hakim, Samsudin tugasnya hanya mengambil uang di ATM yang kartunya sudah di gandakan dan PIN sudah di tulis di kartu ATM tersebut.

Perbuatan terdakwa, Nicolov menurut jaksa penuntut umum, Desy dari Kejaksaan Negeri Tangsel, falam surat dakwaan melanggar pasal 363 KUHP.

Dalam persidangan tim Pengacara terdakwa, Nikolov yang juga Alumni Sastra Inggris dari UI, Manurung mengatakan keberatan kepada ketua majelis hakim, karena peterjemah belum di sumpah dan bersertifikat.

penulis : JP. Dasuha.
Editor : AJ.

print

About iGlobalNews

Recommended for you