Leaderboard Iklan Bupati Muba Cup Prix 2019 Iklan HUT RI Dinas Bina Marga
Berita Utama

Napak Tilas Magelhaens Perlu Dukungan Keppres.

Napak Tilas

JAKARTA, IGLOBALNEWS.CO.ID  – Pelaksanaan Peringatan Napak Tilas Ekspedisi Laut Magelhaens pada 2021 di Kota Tidore, Maluku Utara, perlu payung hukum jelas. Hal itu untuk mempertegas mekanisme kerja dan anggaran biaya yang harus dialokasikan untuk mendukung penyelenggaraan kegiatan dunia tersebut.

Kesimpulan itu yang muncul dalam Pertemuan Tim Kecil Perumusan Tujuan dan Manfaat Partisipasi Indonesia dalam Peringatan 500 Tahun Circumnavigation yang digelar Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) di Hotel Arya Duta, Jakarta, Selasa (28/8/2018). Acara tersebut dibuka langsung Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Muhammad Anshor.

Dalam kegiatan itu juga hadir para pembicara seperti Direktur Eropa I Kemenlu Dino R Kusnadi, Staf Ahli Wali Kota Tidore Asrul Sani, dan ahli sejarah dari Universitas Indonesia Bondan Kanumoyoso.

”Pertemuan diharapkan dapat menghasilkan concept note dengan narasi positif mengenai tujuan dan manfaat keikutsertaan Indonesia dalam peringatan circumnavigation. Pertemuan ini juga diharapkan dapat menghimpun dukungan dan masukan dari K/L terkait,” ujar Dirjen Muhammad Anshor saat membuka acara.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Seni Budaya Nusantara (KSBN) Pusat Hendardji Soepandji menegaskan, semua elemen pelaksana kegiatan peringatan Napak Tilas Magelhaens tidak bisa bekerja tanpa ada payung hukumnya karena
menyangkut mekanisme kerja dan anggaran. “Kita butuh payung hukum berupa Keputusan Presiden (Keppres) untuk
melaksanakan itu. Tanpa itu, pasti tidak bisa berjalan.

Namun, sebelum itu kita butuh Surat Keputusan (SK) Gubernur Maluku Utara, kemudian kementerian terkait seperti Kementerian Pariwisata atau Kementerian Kelautan dan Perikanan,” ujar Hendardji yang juga pemrakarsa Peringatan Napak Tilas Ekspedisi Laut Magelhaens.

Hendardji juga kembali mengingatkan bahwa pelaksanaan Peringatan Napak Tilas Ekspedisi Laut Magelhaens yang akan digelar pada 2021 itu bukan sekadar seremoni. Tapi, harus berdampak jangka panjang bagi kehidupan sosial masyarakat Maluku Utara, khususnya Kota Tidore.

print

Laman: 1 2

Iklan Bupati Muba Cup Prix 2019 Iklan HUT RI Pemkab Morowali Iklan HUT RI Organda

Berita Populer

To Top