Berita Utama

Legislator Papua Minta Semua Pihak Kawal Jalannya Pilkada Hingga Pleno

Yonas Nussy

Terbit Tanggal 4 Juli 2018 oleh Media iGlobalNews

JAYAPURA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Anggota 14 kursi Komisi 1 yang membidangi Hukum dan HAM, pemerintahan dari jalur adat Yonas Nussy menyoroti berbagai kejadian usai pesta demokrasi Pilgub Papua semakin memanas bahkan sampai memakan korban jiwa.

Menurutnya, ada beberapa daerah yang mengalami gangguan Kamtibmas bahkan di beberapa daerah terjadi aksi penembakan yang sengaja dilakukan untuk mengacaukan jalannya pesta demokrasi di Papua.

“Sangat disayangkan sekali, aksi penembakan dari kelompok yang ingin mengganggu keamanan dan jalannya Pemilukada di Papua,” ujar Yonas kepada awak media di ruang Badan Legislatif DPR Papua, Selasa (3/7/2018).

Yonas mengharapkan agar pihak keamanan baik Kapolda dan Pangdam XVII Cendrawasih dengan segera menangkap pelaku penembakan dan harus diberikan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

Terlebih aparat keamanan yang bertugas untuk mengamankan jalannya Pilkada dengan baik yakni dengan melakukan pengawalan agar rakyat benar-benar memberikan hak suaranya pada 27 Juni lalu di TPS.

“Mereka sudah melakukan tugas mereka dengan baik, mengapa musti mereka juga yang menjadi korban. Untuk itu aparat segera temukan siapa kelompok dan dalang dari aksi penembakan ini. Saya yakin pihak kepolisian bersama TNI mampu mengungkap siapa dalangnya dari kejahatan kemanusian ini,” harapnya.

Foto: Yonas Nussy. Anggota Komisi 1 pengangkatan jalur adat 14 kursi ketika diwawancarai.

Foto: Yonas Nussy. Anggota Komisi 1 pengangkatan jalur adat 14 kursi ketika diwawancarai.

Pihaknya juga memberikan penghormatan kepada pihak keamanan yang telah gugur dalam medan tugas.

Selain itu Yonas juga meminta kepada pihak keamanan untuk mengamankan surat suara di seluruh Papua. Jangan sampai ada pihak pihak tertentu yang akan mengacaukan kembali keadaan yang sudah tercipta dengan damai.

“KPU juga harus segera melakukan pleno sesuai dengan jadwal yang ada. Dengan hasil pleno itu kita tahu siapa yang akan menjadi pemimpin 5 tahun ke depan,” pintanya.

Baca Juga  Usai Lakukan Manipulasi Data Caleg DPRD Yapen Ketua KPU Dikabarkan Menghilang

Sehingga kata Yonas Pihak keamanan harus dapat mengawal surat suara ini mulai dari tingkat Distrik hingga KPU tanpa ada gangguan dari pihak manapun.

“Besar harapan kami kepada semua pihak untuk tetap mengawal semua proses ini sampai pada tahapan penetapan,” katanya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menciptakan suasana yang dapat memicu adanya gesekan di lapangan. Tetapi alangkah baiknya jika semua proses kita serahkan kepada pihak penyelengara.

“Artinya pada saat perhitungan suara belum selesai muncah gerakan gerakan tambahan yang akhirnya dapat menganggu kinerja perhitungan suara,” himbau Yonas.

Penulis: Ir.
Editor: Dani.

print

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top