Hukum dan Kriminal

Dengan Dalih Pasport Dicekal dan Jaminan 3 Miliar, Eks DPO Dilepas Kejatisu

Eks DPO Dilepas Kejatisu

MEDAN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Setelah menerima pelimpahan tahap II (P-22) dari penyidik Polda Sumut, pihak Kejati Sumut melepaskan pengusaha kaya di Kota Medan, Mujianto als Anam. Tersangka kasus penipuan dan penggelapan itu, dilepas setelah memberi jaminan Rp. 3 miliar.

Selain itu, tersangka lainnya, Rosihan Anwar yang merupakan staff Mujianto juga tidak dilakukan penahanan. Ada mengajukan permohonan yang dijamin keluarganya dan Rosihan Anwar hanya dikenakan wajib lapor.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, diteliti oleh jaksa dan sesuai pendapat pimpinan, jaksa penuntut umum (JPU) bisa tidak dilakukan penahanan terhadap kedua tersangka”, ucap Kasipenkum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian kepada wartawan saat konfrensi pers, Kamis (26/7/2018)

Disinggung, apa tidak takut Mujianto akan kembali melarikan diri sama seperti saat dipenyidikan Polda Sumut. Sumanggar menjelaskan, mereka tidak khawatir karena ada uang jaminan Rp3 miliar. Selain itu, Mujianto juga dijamin oleh pihak keluarga dan pasportnya sudah kita cekal.

“Ada beberapa alasan JPU tidak melakukan penahanan terhadap kedua tersangka. Salah satunya, ada menitipkan uang Rp3 miliar dan pasport sebagai jaminan serta sudah ada permohonan yang dijamin keluarganya. Perihal lain, kita juga menerima surat sakit Mujianto dari RS Mount Elizabeth Singapura yang menyatakan bersangkutan mengalami sakit infeksi empedu”, tutur Sumanggar.

Photo Mujianto saat diperiksa JPU Kejati Sumut setelah dilimpahkan penyidik Polda Sumut

Photo Mujianto saat diperiksa JPU Kejati Sumut setelah dilimpahkan penyidik Polda Sumut.

Saat ini, JPU akan secepatnya melengkapi berkas perkara dugaan penipuan dan penggelapan tersebut. “Setelah itu, akan kita limpahkan ke pengadilan”, bilang Sumanggar lagi

Sebelumnya, setelah berulangkali mangkir dari panggilan penyidik Polda Sumut, Mujianto dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada pertengahan bulan April yang lalu.

Mujianto dijadikan tersangka dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan atas laporan A Lubis (60) dalam kasus dugaan penipuan sesuai dengan STTLP/509/IV/2017 SPKT II, tertanggal 28 April 2017 dengan kerugian materil mencapai Rp 3 miliar.

Baca Juga  SGC Rajawali Polres Metro Jakarta Timur Gerebek Warung Miras

Mujianto dan Rosihan sempat ditahan penyidik Ditreskrimum Polda Sumut, Senin (31/1). Namun beberapa hari berselang penahanannya ditangguhkan. Setelah jaksa menyatakan berkas perkaranya lengkap (P-21), Mujianto menghilang dan tidak mengindahkan panggilan polisi. Dia pun dimasukkan dalam DPO hingga akhirnya tertangkap dan dilimpahkan ke Kejaksaan.

Penulis: Lubis
Editor: Aj

print

Berita Populer

To Top