Berita Utama

Perda Perlindungan Masyarakat Suku Moi Terbentuk

on

PAPUA, IGLOBALNEWS.CO.ID – Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Malamoi melakukan “Sabalo”, Konferensi Besar Masyarakat Adat Moi sekaligus penyerahan Perda Perlindungan Masyarakat Adat
Suku Moi, bertempat di Gedung Pertemuan Keik Malamoi, hari Selasa (24/4/2018).

Bupati Sorong, Johny Kamuru dalam sambutannya menyampaikan bahwa tugas pemerintah salah satunya untuk melindungi hak-hak adat masyarakat suku Moi sudah nyata lewat Perda yang telah dikeluarkan dan tinggal ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati serta dapat dijalankan oleh pemerintah dan masyarakat guna menyelaraskan visi-misi Bupati Sorong.

Beliau berharap dengan kedatangan dewan adat dan masyarakat dalam kongres ini dengan satu komitmen kiranya dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat asli orang Moi lewat program yang sudah ditetapkan dengan tetap bekerja bersama sesuai aturan.

Sementara itu, Ketua LMA Malamoi, Silas O. Kalami dalam sambutannya mengatakan orang sering menilai adat berbau kafir, primitif dan kuno.

“Namun sekarang marilah kita lihat dalam pandangan prespektif yang berbeda yaitu adat yang dapat merubah masyarakatnya menjadi lebih baik yang sesuai dengan norma agama dan ajaran yang baik,” kata Silas.

Beliau berharap Pemerintah Kabupaten Sorong juga dapat membuat Peraturan Bupati lainnya untuk pendidikan khusus orang Moi afirmatif kebijakan otsus, pengembangan dan pelestarian budaya asli
orang Moi, serta hak-hak tanah yang dimiliki oleh orang asli Moi yang belum bersertifikat.

Hadir juga ketua Dewan Adat Nusantara, anggota DPD RI, Ketua DPRD Kabupaten Sorong, Walikota Sorong, Ketua Klasis Sorong, Asisten III SETDA Kabupaten Sorong, Kepala OPD Kota dan Kabupaten sorong, serta Dewan Adat Malamoi.

Penulis: AJ

print

About Danny Adetya

Recommended for you