Leaderboard Iklan Muba Pelantikan Muba DPRD Iklan HUT TNI ke-74 Morowali
Tangerang

Pengusaha PT. KCKP Disinyalir Tantang Disnakertrans Provinsi Banten

PT. KCKP

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Pengusaha PT Karya Cipta Kharisma Perkasa (PT KCKP) disinyalir belum merealisasikan tanggung jawabnya untuk memberikan santunan jaminan kecelakaan kerja yang dialami oleh salah satu karyawannya yang meninggal karena kecelakaan sejak dua tahun lalu. Hal tersebut diungkapkan Samidin, selaku anggota Aliansi Indonesia pada Senin (5/3/2018).

PT Karya Cipta Kharisma yang berlokasi di Jalan Raya Perancis Pergudangan 8 Blok RM, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang ini merupakan perusahaan yang bergerak di bidang distributor percetakan.

Samidin melaporkan PT KCKP karena disinyalir tidak menuntaskan kewajibannya membayar santunan kepada almarhum Rudi, salah satu karyawan PT KCKP yang meninggal karena kecelakaan kerja.

Padahal, pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja disebutkan bahwa pada pasal 12 yang berbunyi: Pekerja yang mengalami kecelakaan kerja atau Penyakit Akibat Kerja berhak atas manfaat JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja).

Berdasarkan Nomor: 560/6207/Disnakertrans/2016 tentang penetapan Jaminan Kecelakaan Kerja, atas nama Sanin alias Rudi, karyawan PT. Karya Cipta Kharisma Perkasa (PT KCKP), yang meninggal dunia saat dirinya tengah menuju tempat kerja dan mengalami tabrakan oleh minibus. Kejadiannya pada bulan September 2016 lalu. Tetapi, hingga hari ini belum mendapatkan santunan dan haknya.

Pengusaha PT KCKP mengatakan hal yang tidak etis ketika dirinya ditanya perihal tentang penetapan jaminan kecelakaan kerja yang dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang.

Samidin mengatakan, “Dengan keluarnya surat penetapan tersebut, yang selama ini belum terealisasi dari pihak perusahaan. Maka saya mendatangi perusahaan tersebut untuk mengkonfirmasi dan menindak lanjuti surat dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang.”

Kemudian Samidin diterima oleh security dan dipertemukan dengan pimpinannya.

Baca Juga  Program Mudik Gratis di Tangerang Diberangkatkan 1 Juni

“Namun saya terkejut, bos langsung menuding dengan kata-kata menantang,” kata Samidin kepada awak media, pada senin (05/03/2018).

“Pengusaha PT, KCKP mengatakan bahwa ia muak melihat wajah saya yang sudah melaporkan ke pihak Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang,” tutur Samidin.

“Saya sangat kecewa dengan bahasa bos yang arogan, dan meminta kepada pihak pengawas Disnakertrans Provinsi Banten agar tidak lemah dan tumpul dalam menindak pengusaha yang merasa kebal hukum,” lanjutnya.

“Jelas-jelas almarhum (Rudi-red), adalah pekerja yang selama menjadi karyawan perusahaan tersebut tidak pernah diikutsertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Samidin melanjutkan, “Kasus ini sudah lama dari tahun 2016 hingga saat ini. Hal ini pun menjadi PR bagi pihak Disnakertrans Banten agar memproses sesuai dengan aturan yang ada,” tegas Samidin kepada awak media, Senin (05/03/2018).

Sementara itu, ketika pihak media akan mengkonfirmasi kepada pihak perusahaan, tidak pernah mendapat tanggapan.

Penulis: A” bir
Editor: Aj

print

Iklan Ucapan Pelantikan Presiden RI PT IMIP Iklan Muba Pelantikan DPRD Muba Iklan Ucapan Pelantikan Presiden RI PT OTI EA Abadi Iklan HUT TNI ke-74 Morowali Iklan HUT TNI ke-74 Morowali Iklan HUT TNI Morowali Iklan Morowali

Berita Populer

To Top