Serang

PT STU Di Kabupaten Serang, Di Duga Menyalahi Prosedur

PT Sinar Texindo utama

Serang – iGlobalnews, PT Sinar Texindo utama (STU) dengan luas tanah 490.692 m yang berlokasi di desa babakan jaya kec Kopo kab Serang, pabrik yang memproduksi tekstil itu diduga belum memiliki dokumen yang sah, seperti dokumen dari lingkungan hidup (LH) amdal dan lainya.

Menurut keterangan Sekdes Babakan Jaya Bapak Saiful Bahri dan di dampingi Sekjen (Masyarakat peduli lingkungan) MPL Bapak Jatna ” , Di awal kegiatan pematangan lahan di wilayah desa babakan jaya menggunakan alat berat dan tidak pernah memberikan informasi kepada pemerintah setempat sehingga penyebab batas di wilayah 3 desa hilang, Pembuatan izin HO/tetangga di duga menyalahi prosedur.

Menurutnya juga “Pembuatan saluran drainase sementara itu yang berpotensi penyebab mengalirnya air limbah perusahan-perusahan yang ada d sekitar kawasan PT Sinar Texindo utama (STU) ke sungai kali ciberem yang masih di gunakan sumber kehidupan sehari-hari oleh warga desa babakan jaya”.

PT STU di duga tidak melaksanakan komitmen ketika melaksanakan pembangunan jembatan jalan poros desa di wilayah desa yang pada awal pelaksanaan berkomitmen akan selesai 14 s/d 1 bulan yang pada akhirnya menyebabkan terputusnya akses jalan desa sampai 4 bulan lamanya terputus.

Keberadaan PT Sinar Texindo utama (STU) berdampak tertutupnya satu akses jalan lingkungan pasepatan Rt 003/002 – kampung pasir terep RT 007/002, sebagai penghubung jalur alternatif ketika desa babakan jaya tekena banjir, Tutupnya.

Sudah jelas dalam peraturan pemerintah no 27 tahun 1999 analis danĀ  dampak lingkungan hidup. Namun dalam pasal 36 ayat 1 undang undang no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. (Team)

print

Berita Populer

To Top