DKI

Polisi Berhasil Meringkus Jaringan Narkoba Internasional yang di Pelabuhan Tanjung Priok

Polisi Berhasil Meringkus Jaringan Narkoba Internasional

Jakarta – iGlobalNews, Jum,at (13/10/2017), Kepolisian Polda Metro Jaya Dan Polres Metro Pelabuhan Tanjung Priok, sukses mengungkap dan menangkap pelaku tindak pidana narkotika jenis Sabu. Polisi berhasil menyita barang bukti yang cukup mengejutkan publik. Para pelaku peracun anak Bangsa ini, nampak tertunduk lesu tak berdaya saat dihadirkan di hadapan puluhan awak media.

Bertempat di Mako Polrestro Tanjung priok. Di gelar press release pengungkapan tindak pidana narkotika jenis sabu. Press realase dilakukan oleh Satres Narkoba Polrestro Tanjung priok, pada hari Jum’at (13/10/2017).

Press release turut di hadiri langsung Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono. Dengan didampingi Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Eko Hadi Santoso, S.Ik, Kasat Res Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP A. Rian Fauzi, SH, Kapolsub Sektor Pelni IPDA Sudirman Agus SH.

Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika Jaringan Internasional (Malaysia-Tanjung Pinang-Jakarta) oleh Gabungan Satuan Resnarkoba, berhasil menyita barang bukti 20 Kg, dan berhasil menangkap dua pelaku yakni: Mr.TYP alias Aming (48 th) WNA asal Johor Malaysia. Ditambah satu pelaku lagi
seorang wanita WNI (warga negara Indonesia) berinisial F binti Sutrimo (31 th) asal Lampung Timur.

Penangkapan para pelaku berlangsung di Terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok pada hari Rabu (04/10/2017), malam menjelang pagi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Kronologis penangakapan berawal pada hari Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, Team Satgas Ops Kedatangan Kapal Pelni di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Priok. Berkat pemantauan dan penyelidikan yang intensif serta dibantu dengan info dari masyarakat. Akhirnya Polisi berhasil
menangkap dan menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 20 Kg (Kilogram) yang dicampur dengan ikan asin.

Baca Juga  Berdasarkan survei dari Indikator Politik Indonesia Dalam Debat Pilkada Lalu, Ahok Jarot Unggul

“Para pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Sub 112(2) Jo 132 Ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan hukuman pidana penjara seumur hidup, pidana mati atau pidana 20 tahun penjara”, Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.(by).

print

Berita Populer

To Top