Leaderboard Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali HUT Morowali Pemkab
Tangerang

PAGUYUBAN WALI MURID SEKOLAH JUSTRU JALAN MENUJU PUNGUTAN LIAR

siswa kelas VII SMPN 2 Cikupa

Tangerang – iGlobalNews, Adanya pungutan pada siswa kelas VII SMPN 2 Cikupa kabupaten Tangerang diduga telah meresahkan orang tua siswa, dikarenakan siswa kelas VII SMPN 2 cikupa harus membayar Rp 350.000 (Tiga Ratus Lima puluh Ribu Rupiah ) untuk membantu pembangunan ruangan kurikulum dan ruangan koperasi sekolah yang diberi waktu sampai bulan November 2017.

Hr, dan Jr keduanya adalah orang tua wali murid yang memang merasa terbebani dengan adanya pungutan sebesar Rp 350 ribu yang dilakukan oleh Paguyuban wali murid,

“Saya adalah wali murid, Tapi untuk mengajukan keberatan atau protes, kami punya kekhawatiran yang nantinya akan berimbas terhadap anak kami, Saya yakin sebagian besar wali murid punya perasaan yang sama dengan saya uang Rp 350 ribu itu tidak kecil menurut saya,karna penghasilan saya sebagai tukang ojek berapa sih, ungkapnya JR, Senin (18/09/2017) diarea lingkungan sekolah.

Dan dari tempat terpisah hal senadapun juga dilontarkan oleh HR, “Dengan gaji suami saya yang hanya seorang satpam sekolahan swasta, saya merasa terbebani dikarenakan harus membayar bantuan sebesar 350 ribu dengan jangka waktu sampai bulan november, 350 ribu itu gajih suami saya selama satu minggu,seharusanya sumbangan tersebut jangan segitu,itu sangat besar bagi saya, Ungkapnya HR kepada wartawan iGlobalNews, Senin (18/08/2017).

Adapun ruangan yang rencana akan dibangun menurut Samin selaku kepala sekolah yang saat itu masih menjabat ditemui dikantornya, Kamis (14/09/2017),ia mengatakan :

“benar adanya sumbangan tersebut, tapi itu berdasarkan inisiatif dari pada Paguyuban Wali Murid Kelas VII,pihak sekolah tidak ikut campur dalam hal ini, pihak sekolah hanya memfasilitasi lahan saja dengan luas 3×4 meter,untuk pembangunan ruangan kurikulum dan koperasi sekolah, karena untuk pembangunan ini tidak dianggarkan di APBD, jelasnya.

Baca Juga  Gebrak Pakumis Kabupaten Tangerang Target 1000 Rumah Terbangun

Tidak sampai disitu saja samin menambahkan, saat dipertanyakan masalah kapan berdiri nya paguyuban dibentuk, samin malah mengarahkan untuk menemui Bapak Ending selaku ketua paguyuban wali murid.

“Silahkan saja cari bapak ending selaku ketua paguyubannya, dan selaku wali murid, dia orang cikupa, ungkapnya.

Adanya indikasi yang diduga mengarah ke praktek pungli di sekolah SMPN 2 Cikupa, Fahrudin selaku (kabid) kepala bidang SMP saat dihubungi melalui telpon selularnya, Senin (18/07/2017) sama sekali tidak membenarkan dengan adanya sumbangan yang bersifat wajib,mengikat serta jumlah dan jangka waktu.

“Jelas saya tidak membenarkan, karena terlihat disurat edaran tersebut sumbangan ini bersifat mengikat jumlah dan jangka waktu yang ditentukan.

Kalau kita melihat ke permendikbud Berdasarkan ketentuan pasal 9 Peraturan Menteri Nomor 44 Tahun 2012 menyatakan, bahwa satuan pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh Pemerintah, dan/atau pemerintah daerah dilarang memungut biaya satuan pendidikan. Dengan demikian, SDN atau SMPN tidak diperbolehkan untuk memungut biaya kepada siswa, dalam bentuk apapun.

Sumbangan adalah penerimaan biaya pendidikan baik berupa uang dan/atau barang/jasa yang diberikan oleh peserta didik, orangtua/wali, perseorangan atau lembaga lainnya kepada satuan pendidikan dasar yang bersifat sukarela, tidak memaksa, tidak mengikat, dan tidak ditentukan oleh satuan pendidikan dasar baik jumlah maupun jangka waktu pemberiannya.

Untuk mengetahui berapa saja siswa yang sudah membayar sumbangan tersebut berdasarkan surat edaran uang tersebut disetorkan melalaui pak Syarif Hidayat S.pd ( staf tata usaha SMPN 2 cikupa ) yang sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi.Red (reghy)

print
Iklan Hari Kesehatan Nasional Pemkab Morowali HUT Morowali PT IMIP HUT Morowali Pemkab

Berita Populer

To Top