Jawa Barat

DKR DAN FORKADE Unjuk Rasa di Kantor DPRD Depok Jawa Barat

on

Depok Jawa Barat – iGlobalNews, Puluhan orang yang mengatasnamakan DKR dan FORKADE geruduk kantor DPRD kota Depok.

Menurut informasi yang berhasil di himpun awak media, Tepatnya pada hari Senin tanggal 31 Juli 2017 sekitar Pkl 10.00 sampai dengan 11.30 Wib bertempat di Gedung DPRD Kota Depok Jl. Boulevard GDC, Kel Kalimulya, Kec. Cilodong Kota Depok,Telah berlangsung kegiatan Unjuk rasa dari DKR dan PORKADE Di hadiri kurang lebih 80 orang.

Nampak hadir dalam demo tersebut Penanggung jawab Roy Pangabean (Ketua DKR) Serta Elemen yang tergabung dalam unjuk rasa DKR (Dewa Kesehatan Rakyat) dan PORKADE (Persatuan orang tua siswa).

Dalam unjuk rasa tersebut nampak menggunakan alat peraga Bendera Merah Putih,Pamplet,Toa,Baju DKR dan Motor Matic Mio Nopol B 3792 EDK.

Dalam Orasinya Roy Pangabean (Ketua DKR) Mengatakan

a. Katanya pendidikan Gratis mana janji Gubernur?
b. Wakil Rakyat jangan diam ajah kembalikan Dana untuk SMA dan SMK?
c. Pemkot Depok harus bertanggung jawab Jangan Cabut Dana subsidi pendidikan (APBD) ?

Nampak pula Orasi Ibu Arum (Perwakilan Orang Tua Murid) yang Menyampaikan

1. Kami hanya menuntut supaya para anggota dewan kita keberatan tentang Pencabutan Dana bantuan.
2. Tetapi karena anggaran di tarik oleh Provinsi Jadi Kita gratis Membayar untuk biaya pembangunan sekolah
3. Kita membutuhkan Bantuan dari Wakil Rakyat di Depok supaya Anggota Dewan ke provinsi untuk menuntut janji pak Gubernur,katanya gratis.

Dan perwakilan dari pihak Unjuk rasa berjumlah 7 orang Pimpinan Roy Pangabean di terima oleh Ibu Rizky M Nur (Fraksi Gerinda Komisi D)

Dan Hasil Pertemuan dapat di ketahui
Dalam ruangan

-Pertanyaan Sdr Roy Pangabean (Ketua DKR) Mengatakan
a. Katanya kewenangan tentang pengelolan sekolah SMA dan SMK di kelola oleh pemerintah Prov.
b.Masalah Subsidi org tua siswa menuntut Dana pendidikan di kembalikan Ke Pemkot Depok krn sekolah Bayar Agar DPRD memberikan wewenang anggaranya.

Baca Juga  Empat Komunitas Bersama Firman Jaya Daeli Berbagi Kasih Pada Warga Terdampak Covid-19

– Jawaban Ibu Rizky M Nur (Fraksi Gerinda Komisi D) Mengatakan
a. Bukan berarti teman” Dewan tidak mau hadir karena ada kegiatan Banggar dan Banggar sangat penting juga.
b. Sebetulnya kami memperjuangkan hak rakyat kadang kita terganjal dengan hak” dan setiap tahun maslah PPDB,Uang sekolah.
c. Masalah ini sedang dlm proses mudah mudahan kedepan kita bisa terealisasi dan maslah uang subsidi sudah ada Undang Undang di pusat dan masalah peralihan ini seIndonesia bukan seDepok saja
d. Komisi D sudah melayangkan surat ke Provinsi dan ke pusat mengenai masalah ini dan karena harus melalui tahap demi tahap
e. Kami semua anggota Komisi D sudah tanda tangan mengenai Aspirasi ini supaya ada jawaban tetapi sampai saat ini belum ada jawaban dari Pemerintah Provinsi dan Pusat.
f. Bahwa di Depok silva masih banyak dan anggota banggar mengusulkan supaya silva buat yang positif seperti beli bangku sekolah.
g. Masalah sekolah saya juga kesal, karena bukan 10 orang saja yang minta bantuan untuk masuk sekolah,namun warga miskin ada sekitar 100 orang.
h. Masalah aspirasi ini akan kami teruskan dan perjuangkan di para Anggota DPRD Depok

Dan menurut informasi yerakhir,selama kegiatan berlangsung,kondisi dan situasi dalam keadaan tertib dan aman.(Ahes)

print

About iGlobalNews

Recommended for you