Kesehatan

Pemerintah Memperbesar Anggaran Kesehatan

Kementerian Kesehatan

Terbit Tanggal 1 Maret 2017 oleh iGlobalNews

JAKARTA – iGlobalNews, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menaruh perhatian pada bidang kesehatan, dengan anggaran besar yang dimiliki, Kementerian Kesehatan beserta jajaran hingga ke desa bisa menyelesaikan masalah penyakit yang ada diseluruh daerah.

“Hati-hati Puskesmas anggarannya sudah ditambah, Saya akan pantau terus masalah anggaran,” kata Jokowi saat membuka Rakerkesnas Kementerian Kesehatan di Hotel Bidakara, Jakarta.selasa,(28/2/17).

Saat ini, anggaran kesehatan mencapai 5 persen dari total APBN yang ada, Kementerian Kesehatan mengelola Rp 58 triliun, kemudian untuk penggunaan Kartu Indonesia Sehat Rp 25 triliun, sisanya merupakan Dana Alokasi Khusus (DAK) ke berbagai daerah.

“Kalau anggaran itu ada kemudian kita tidak bisa menyelesaikan persoalan-persoalan di lapangan, pasti ada yang keliru, Entah kita disorientasi atau kita sudah keluar dari track, Inilah yang harus dibenarkan, ini harus dibetulkan. Kembali ke Puskesmas,” ujar Jokowi.

Jokowi mengingatkan, pencegahan menjadi kunci utama dalam menangani berbagai masalah kesehatan yang dialami masyarakat, Pembelajaran kepada masyarakat oleh petugas kesehatan harus terus dilakukan.terutama bagi kalangan masyarakat menengah ke bawah.

Masyarakat harus diajarkan mana saja pola hidup sehat dan yang tidak sehat.Masyarakat pada umum nya bukan tidak mau hidup sehat tapi kebanyakan tidak mendapat penyuluhan yang cukup tentang bagaimana hidup sehat tersebut.

“Kita kembalikan lagi kepada pola hidup sehat masyarakat kita. Baik dari pola makan, pola olahraga, lingkungannya, sanitasi air bersih dan lain sebagai nya.papar presiden joko widodo.kita jangan bangga pasien di puskesmas dan dirumah sakit menumpuk, itu artinya kita gagal meningkatkan kesehatan masyarakat,tambah jokowi.(Kandar Doel).

print

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Facebook

To Top