Leaderboard Iklan Ucapan Puasa Pemkab Muba
Berita Utama

Parah, Sepasang Pelajar 15 Tahun Dipergoki Warga Sedang Mesum

LOMBOK TIMUR, IGLOBALNEWS.CO.ID – Tidak bisa disangkal dampak teknologi global sangat mempengaruhi generasi milenial.

Salah satu dampak negatifnya adalah mudahnya para remaja dalam mengakses situs porno yang menjadi pemicu terjadinya perbuatan asusila.

Begitulah yang terjadi dengan RF (15 tahun), siswa asal Dusun Mandar Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya dan YS (15 tahun), siswi asal Desa Anjani Kecamatan Suralaga.

Sepasang pelajar tersebut dipergoki warga Desa Labuhan Haji tertangkap basah melakukan mesum di Pantai Wisata Labuhan Haji.

Saat dipergoki, kedua pelajar tersebut mengelabui warga berdalih baru selesai buang air besar.

Kemudian pada akhirnya RF mengakui baru selesai melakukan perbuatan bejatnya bersama YS.

Ditanya terkait perbuatan bejatnya, RF mengakui sering mengakses film porno melalui internet.

Ia mengakui mengenal YS dari media sosial Facebook. Setelah diajak ketemuan barulah ia mengeluarkan rayuan maut pada semua mangsanya.

Menurut pengakuan RF, ia kerap kali melakukan hubungan mesum dengan siswi pelajar yang menjadi korbannya.

Salah satu saksi mata, Abdul Rasad saat dikonfirmasi menyatakan bahwa kedua pelajar tersebut ditemukan mesum sekitar pukul 23.00 WITA. Saat ia sedang melakukan ronda malam bersama warga setempat.

“Kami menyayangkan anak seusia mereka yang masih duduk di bangku sekolah keluyuran di malam hari dan melakukan mesum di kampung kami, tentunya ini sangat mencoreng dunia pendidikan, khususnya Bumi Patuh Karya yang dikenal religius,” Paparnya.

Ketua Karang Taruna Desa Labuhan Haji ini menambahkan bahwa pasangan mesum tersebut dipergoki dan disaksikan oleh teman media dan warga setempat setelah selesai melakukan perbuatan bejatnya.

“Tentunya ini adalah pukulan telak pada dunia pendidikan khususnya wali murid untuk lebih memproteksi setiap kegiatan anak didik,” Paparnya pada iglobalnews.co.id.

Baca Juga  Panwaslucam Gunungsitoli Idanoi Buka Pendaftaran Perekrutan Pengawas TPS

Ditemui terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Lombok Timur, Muhamad Zainudin saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (13/3/2019) sangat menyayangkan perbuatan asusila tersebut sangat mencoreng dunia pendidikan Lombok Timur.

Dari pihak Dinas Pendidikan sendiri sudah memanggil semua pihak dan kepala sekolah termasuk wali dari yang bersangkutan untuk dilakukan kroscek lebih lanjut.

“Menurut pendapat saya pribadi sangat mengutuk keras perbuatan asusila tersebut, dan kami sangat soroti kasus yang mencoreng dunia pendidikan ini, apapun alasannya mereka akan diberikan sanksi dan untuk saat ini kita kembalikan mereka ke orang tuanya untuk dilakukan pembinaan selain hukuman disiplin agar memberikan efek jera pada mereka,” Tegasnya.

Untuk itu, lanjut Zainudin dengan kejadian ini tidak hanya kompetisi dan kompetensi saja yang kita kembangkan di Lombok Timur melainkan yang sangat kita tekankan adalah pendidikan karakter pada peserta didik.

“Dalam waktu dekat ini kita akan mengembangkan kurikulum inovatif yang menitikberatkan pada pengembangan karakter para peserta didik,” Tandasnya.

Reporter: Jon.
Editor: Dny.

print

Iklan Ucapan Puasa Pemkab Muba Iklan Ucapan Puasa PT IMIP Iklan Ucapan Puasa Penasehat Hukum iglobalnews Iklan Ucapan Puasa Dinas Bina Marga Iklan Ucapan Puasa SMKN 1 Pemulutan Sumsel Iklan Ucapan Ramadhan Pemdes Karang Endah Selatan Iklan Ucapan Puasa Dinas Tata Ruang Iklan Ucapan Puasa Yayasan YPR Iklan Ucapan Puasa Desa Muara Pemuat Sarolangun

Berita Populer

To Top