Leaderboard
Aceh

Kasus Percobaan Pembunuhan Mulai Disidang di PN Jantho

 Salah satu terdakwa bernama Siti Khadijah (Berbaju Coklat) saat berada di Ruang Sidang sebelum menjalani persidangan. Senin 11 Maret 2019. Foto: IST

Salah satu terdakwa berinisial SK (Berbaju Coklat) saat berada di Ruang Sidang sebelum menjalani persidangan. Senin 11 Maret 2019. Foto: IST

JANTHO, IGLOBALNEWS.CO.ID – Pengadilan Negeri Jantho menggelar sidang perdana terhadap kasus percobaan pembunuhan dan atau pengancaman serta pencemaran nama baik di muka umum yang dilakukan oleh MR dan SK (terdakwa) terhadap korban, AA (15 bulan).

Sebelumnya, AV selaku orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polda Aceh pada 15 Maret 2018 lalu.

Berdasarkan Surat Kejaksaan Negeri Aceh Besar, memanggil AV untuk menjadi saksi di hadapan para hakim saat proses sidang berlangsung, Senin (11/3/2019) di ruang sidang Cakra PN Jantho.

Dalam sidang perdana tersebut, diketahui, perbuatan melanggar hukum yang dilakukan MR dan SK terjadi di kediaman AV yang beralamat di Komplek Villa Buana, Aceh Besar.

Kedua perempuan yang kini menjadi terdakwa, MR dan SK pada saat kejadian datang ke kediaman Ade, kemudian menanyakan keberadaan seorang pria yang bernama FS.

Pada saat itulah cekcok antara mereka tidak bisa dihindari hingga berujung kepada perbuatan melanggar hukum. Demikian kesaksian AV di hadapan Hakim PN Jantho.

Untuk diketahui, antara MR dengan SK disebut-sebut mempunyai hubungan keluarga, informasi lain yang diperoleh media ini, MR adalah orang tua dari SK.

Di samping itu, di hadapan Hakim, menurut pengakuan AV, pria bernama FS tersebut merupakan suami sahnya. Keduanya sudah mengikkrar janji pernikahan di hadapan penghulu pada tahun 2016 silam.

Terdakwa yang bernama SK dalam persidangan tersebut menyampaikan bahwa FS juga merupakan suami sahnya pula.

Saat dikonfirmasi, wanita muda yang kerap disapa AV (saksi) berharap agar kasus tersebut harus tuntas dan mendapat hukuman yang setimpal.

Baca Juga  400 Personel Kodam IM Ikuti Sosialisasi dan Uji Petik P4NG

Keterangan lain yang diperoleh dari saksi AV, kejadian sore jelang magrib itu, saat kedua terdakwa mendatangi kediaman AV, dengan nada marah menyebutkan, “Di mana anak haram jaddah itu? Mau aku bunuh malam ini,” Ujar AV meniru perkataan terdakwa.

Kemudian, hal yang juga tidak bisa diterima oleh AV, MR dan SK menuding, kediaman AV saat ini merupakan rumah milik terdakwa.

Padahal, rumah tersebut merupakan pemberian almarhum Ayah AV sejak ia masih berstatus siswa di salah satu SMU.

“Gara-gara mereka, saya dan anak saya menjadi terancam, dan nama baik saya dengan masyarakat sekitar saya menjadi jelek, jadi harus diselesaikan secara hukum,” Katanya.

Reporter: Ikhsan.
Editor: Dny.

print

Iklan HUT Kota Tangerang ke-26 SMAN 8 Iklan HUT Kabupaten Tanggamus ke-22 K3s Iklan HUT Kota Tangerang ke-26 PDAM Iklan Caleg Hanura Iklan Caleg DPRDTangerang Iklan Loker Dede

Berita Populer

To Top