Leaderboard Iklan Ucapan Puasa Pemkab Muba
Nias

Dinas Pendidikan Nisel Gelar Rapat Kerja Bersama Kepala UPTD dan Korwil

NIAS SELATAN, IGLOBALNEWS.CO.ID – Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan (Nisel) gelar rapat kerja bersama Kepala Sekolah (UPTD) tingkat SD, SMP dan Korwil Kecamatan (Kacabdisdik) se-kabupaten nisel, diaula kantor Bupati Nisel Jalan Arah Sorake Km. 5 Teluk dalam, rabu (13/03/2019).

Rapat Kerja (Raker) ini, turut hadir wakil Bupati Nisel, Sozanolo Ndruru, Asisten I Bidang Pemerintahan Gayus Duha, S.Pd, Asisten II, Marinus Halawa, S.Pd, Asisten III, Setiaro Waruwu, S.pd, Kadis Pendidikan Nurhayati Telaumbanua, S.Pd, MM, Kaban BKD Anarota Ndruru, SP dan para Kabid Dinas Pendidikan.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Nisel Sozanolo Ndruru mengatakan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan teladan ditengah – tengah masyarakat, karena menyangkut masalah etika, moral dan sesuai dalam visi-misi Presiden Jokowi dodo adalah revolusi mental, ucap Wabup.

“Bagaimana kewajiban kita bisa mengikuti dengan baik, dan jangan hanya bapak ibu kepala sekolah cuman mengejar sebatas jabatan, tapi tidak bisa melaksanakan tugas,” sebagai ASN, sebagai pemimpin, mohon maaf karena saya berbicara masalah etika, jangan ada Kasek seorang pemabuk, peminum, kita kan pendidikan yang harus di contoh oleh peserta didik, tandas Ndruru.

Kadang, kita ASN tidak bisa menempatkan diri sebagai contoh, seorang pemberi inspirasi, dan seorang mentor kepada siswa dan kepada masyarakat, dan hal itu kita pertahankan, karena bapak, ibu di bidang pendidikan, dan ketika bidang pendidikan itu salah, maka bangsa ini rusak dan hancur, ucap Wabup.

Tugas guru itu adalah mencerdaskan anak-anak bangsa, dan saya gak tahu apa yang menjadi visi-misi dan motivasi menjadi kepala sekolah selama ini, apakah lain untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, dan itu perlu di ubah dan jangan setelah menjadi kepsek sembongnya minta ampun, ucap Wabup.

Baca Juga  Kepala Desa Lasara Sowu Berhentikan Kepala Dusun II Tanpa Prosedur

” Segala-galanya dia yang berkuasa didesa, dilingkungan, dan disekolah hingga dia tidak bisa lagi mengedukasi, serta tidak bisa lagi memberi motivasi kepada lingkungan dan kepada siswa,” tambah orang nomor dua di pemda Nisel.

Dalam kesempatan ini juga, Sozanolo Ndruru mengungkap ketidak pernah memantau sekolah, karena Ia memastikan bahwa 1 sampai 2 orang guru tidak hadir setiap hari, apalagi di pedalaman, hal ini sesuai informasi yang saya peroleh dari masyarakat bahwa SD Dao – Dao Kecamatan Hilimegai gurunya bisa masuk atau tidak, sehingga para siswa terbiarkan, jelas Ndruru.

Lebih lanjut lagi, Sozanolo Ndruru menjelaskan bahwa setiap pembelian barang yang sumbernya dari dana BOS harus dicatat sebagai aset dan laporkan aset tersebut di dinas pendidikan, jangan ragu dalam melaporkan aset, dan apabila aset tersebut telah dibawa oleh kasek sebelumnya, ya catat bahwa telah dbawa, biar dijemput dirumahnya aset itu, tandas Wabup.

Dan jangan harap aset itu bukan tanggung jawab kasek, dan untuk memastikan aset yang ada disekolah, silahkan kasek baru koordinasi kepada guru-guru dan komite setempat, sampaikan data administrasi aset itu dengan baik, dan bagi sekolah yang belum ada laporan, perlu dicurigai, ujar Wabup.

Apabila ini tidak bisa tercapai, kita pastikan berikan sampel untuk dijemput langsung pemda bersama penyidik, tandas wabup.

Sementara Kepala BKD Nisel dalam paparan materinya, Anarota Ndruru menjelaskan sanksi kepada ASN yang melanggar UU No. 53 Tahun 2010 tentang kedisiplinan ASN, mulai sanksi ringan hingga sanksi berat yaitu pemecatan, jelas Ndruru.

Penulis : Riswan Gowasa.
Editor : AJ.

print

Iklan Ucapan Puasa Pemkab Muba Iklan Ucapan Puasa PT IMIP Iklan Ucapan Puasa Penasehat Hukum iglobalnews Iklan Ucapan Puasa Dinas Bina Marga Iklan Ucapan Puasa SMKN 1 Pemulutan Sumsel Iklan Ucapan Ramadhan Pemdes Karang Endah Selatan Iklan Ucapan Puasa Dinas Tata Ruang Iklan Ucapan Puasa Yayasan YPR Iklan Ucapan Puasa Desa Muara Pemuat Sarolangun

Berita Populer

To Top