Leaderboard Iklan HUT RI Pemkab Muba Iklan HUT RI Dinas Bina Marga
Tangerang

Diduga Sebagai Bumper Pijat Refleksi Plus Plus, Wakili Sidang Pakai Seragam MA

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang, merazia sejumlah panti pijat plus plus dan menyeret ke Persidangan Tipiring, pengusaha pijat refleksi yang tidak dilengkapi izin dari Dinas Kesehatan dan Pariwisata di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (28/3/2019).

Salah satu yang mengaku pemilik panti pijat di Pasar Kemis berinisial US berpakaian seragam Mahkamah Agung (MA) duduk di bangku pesakitan.

Sidang dipimpin hakim tunggal, Indra Cahya di Pengadilan Negeri Tangerang.

US datang ke persidangan, lengkap dengan baju seragam Mahkamah Agung, mengaku mewakili sidang panti pijat usaha istrinya di Pasar Kemis.

Ketika hakim meminta identitas, lelaki paruh baya ini tidak membawa identitas, karena KTP dipegang istrinya. Begitu pun juga dengan SIM dan KTA tidak ada.

Hakim tunggal, Indra menasehati terdakwa, agar usahanya didaftarkan karena ia mengaku sudah 1 tahun membuka usaha.

“Berapa banyak pajak yang tidak kamu bayar? Kamu didenda Rp500 ribu. Kalau tidak dibayar, jalani hukuman kurungan badan,” Kata Indra.

US memohon ke hakim, seraya mengatakan, “Saya tidak punya uang Pak Hakim, uang saya hanya Rp100 ribu.”

“Sudah, terserah kamu bayar denda Rp300 ribu. Kalau tidak dibayar jalani hukuman kurungan badan,” Ujar hakim sambil menutup sidang.

Denda yang dijatuhkan hakim, Rp300 ribu, US tidak sanggup bayar. Salah satu anggota Satpol PP kasihan melihat terdakwa sambil menyodorkan uang seratusan ribu dua lembar berwarna merah.

Uang itu digunakan untuk membayar denda ke Kejaksaan Kabupaten Tangerang.

Satpol PP mengatakan, “Entar akan mengambil duitnya ke tempat usaha istrinya.”

Dalam persidangan, US mengakui usaha pijat refleksi adalah milik calon istrinya, JL yang baru buka satu tahun lalu lalu dan hingga saat ini belum menikahi JL, karena masih tahap pacaran.

Baca Juga  Isu Pengusiran Wartawan di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang Berujung 'Islah'

Kasi Pengendalian, Agus Iriana, mengatakan, “Ini sidang pertama sebanyak 8 pengusaha disidangkan. Lima tersangka pijat refleksi dari Kecamatan Pasar Kemis. Tiga tersangka dan yang lainya dari Citra Raya Cikupa, Kabupaten Tangerang.”

Penulis: JP. Dasuha.

Editor: Dny.

print

Iklan HUT RI Pemkab Muba Iklan HUT RI Pemkab Morowali Iklan HUT RI Organda Iklan HUT RI PT IMIP Iklan Aidul Adha PT IMIP Iklan Pekan Daerah KTNA XIII Muba

Berita Populer

To Top