Leaderboard
kriminal

Tak Terima Ibunya Kerap Dikasari, Kedua Anak Ini Nekad Habisi Ayahnya

Photo Kapolres Tapsel AKBP Irwa zaini Adib. SIK di dampingi oleh Kasatreskrim AKP Antonius Alexander, KBO Reskrim IPDA Mulyadi dan Kasubbag Humas IPTU Alpian Sitepu

Photo Kapolres Tapsel AKBP Irwa zaini Adib. SIK di dampingi oleh Kasatreskrim AKP Antonius Alexander, KBO Reskrim IPDA Mulyadi dan Kasubbag Humas IPTU Alpian Sitepu.

TAPSEL, IGLOBALNEWS.CO.ID – Jajaran Satreskrim Polres Tapsel akhirnya berhasil mengamankan TWH (21) dan FA (16) warga Desa Sampean, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel, pelaku pembunuhan terhadap Suhat (56) warga Desa Sosopan julu, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Palas, Selasa (26/02/2019) sekitar pukul 3.00 wib, di lingkungan Kayu Ombun, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, atas dasar laporan Polisi LP/06/II/2019/SU/TAPSEL/TPS SOSOPAN.

Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib. SIK. MH dalam Press Release nya di Mapolres Tapsel, Selasa (26/02/2019) memaparkan kronologi pembunuhan itu berawal pada hari Minggu (24/02/2019) di saat si korban datang ke rumah istrinya di Desa Sampean yang merupakan ibu kedua pelaku. Bersama kedua pelaku turut juga diamankan barang bukti 1 batang Alu yang telah dipotong dua, 1 jaket warna Biru, 1 pasang sepatu karet warna abu-abu, 1 potong celana panjang warna coklat dan 1 unit handphone Nokia warna biru lis orange.

“Sesampainya di rumah istrinya si Korban langsung memarahi TWH dan FA, Korban juga mengancam kedua nya yang merupakan anaknya sendiri, di karenakan sebelumnya Korban kehilangan uang dan menuduh kedua pelaku yang mengambil uangnya, setelah itu terjadi pertengkaran antara Korban dan Istrinya,” terang Kapolres.

Masih menurut Kapolres, ” Merasa sakit hati karna ibunya kerap di perlakukan kasar oleh sikorban, Sekitar Pukul 22.00 Wib Korban pulang ke Sosopan yang diikuti oleh kedua pelaku yang sebelumnya telah menyiapkan parang dan alu, di tengah perjalanan, tersangka TWH memanggil Korban sehingga mereka berangkat bersama ke kebun, sesampainya di TKP, TWH langsung memukul kepala korban hingga korban terjatuh, yang juga di bantu FA memukul beberapa kali hingga korban Meninggal di TKP, atas perbuatan kedua tersangka akan kita kenakan pasal 340 KUHP atau pasal 44 ayat 3 UU RI NO. 23 tahun 2004 dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup,” tutup Kapolres.

Baca Juga  GARANSI Desak Kejati Sumut Periksa Kadis PUPR Tanjungbalai

Sementara TWH dan FA saat di wawancarai awak media mengaku melakukan itu akibat trauma karna kerap di ancam di bunuh oleh si korban, ” Dulu dia pernah membunuh adeknya dengan cara di benamkan ke air, namun saya di ancam bila memberitahukan akan dibunuh juga, yang kemudian waktu itu kematian adeknya di bilang akibat hanyut,dan perlakuan nya yang kerap memukuli ibu, hal itu lah yang membuat kami nekad menghabisinya,” ujar TWH.

Penulis : Ucok siregar.
Editor : AJ.

print

Iklan HUT Kota Tangerang ke-26 SMAN 8 Iklan HUT Kabupaten Tanggamus ke-22 K3s Iklan HUT Kota Tangerang ke-26 PDAM Iklan Caleg Hanura Iklan Caleg DPRDTangerang Iklan Loker Dede

Berita Populer

To Top