Leaderboard
Hukum

Jaksa Hadirkan Saksi Korban dalam Lanjutan Sidang Direktur PT. ALL

Foto: Sidang lanjutan terdakwa Adhiharto Budi Kusuma Direktur PT. ALL.

Foto: Sidang lanjutan terdakwa Adhiharto Budi Kusuma Direktur PT. ALL.

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Sidang lanjutan terdakwa Adhiharto Budi Kusumah, Direktur PT. Anugrah Lautan Luas (PT. ALL) dalam kasus pembelian 2 unit eskavator senilai 20 miliar menghadirkan saksi korban, Minfu alias Yudy, Selasa (9/10/2018) di Pengadilan Negeri Tangerang.

Terdakwa Adhiharto Budi Kusumah pada tahun 2013 mengajukan pembelian 2 unit alat berat, ke Komisaris Utama PT. ALL, Minfu alias Yudy dengan pembelian secara kontan dari PT. Unated Traktor Indonesia dengan alasan terdakwa bahwa order membludak.

Pada tahun 2015 terdakwa Adhi mengajukan pijaman senilai Rp 11 miliar ke PT. Intan Baru Financial, (PT. IBF), salah satu perusahaan pembiayaan alat-alat berat dengan persetujuan Komisaris Utama PT. ALL dan Direktur Keuangan Nugroho.

Saksi Maraden Silitonga dalam persidangan di hadapan ketua majelis hakim, Irvan Siregar menerangkan bahwa terdakwa Adhi pada bulan Juni 2015 me-leasing kembali 2 alat berat eskavator senilai Rp 12 miliar ke PT. IBF tanpa persetujuan Minfu sebagai Komisaris Utama PT. ALL.

Dalam persidangan sebelumnya, Komisaris Utama PT. ALL mengatakan bahwa mendapat peringatan dari PT. IBF tempat terdakwa meleasing 2 alat berat karena ada kredit macet pada tahun 2016. Padahal Minfu tidak pernah memberikan persetujuan untuk me-leasing untuk yang kedua kalinya.

Perbuatan terdakwa, Adhiharto Budi Kusumah menurut Jaksa Malda dari Kejaksaan Kabupaten Tangerang dalam surat dakwaanya melanggar pasal 263 ayat (1) dan pasal 266 ayat (1) KUHP.

Penulis: JP. Dasuha.
Editor: Dny.

print

Iklan Banunanda Nias

Berita Populer

To Top