Leaderboard
Banyuwangi

Dishub Gelar Operasi Gabungan, Puluhan Kendaraan Terjaring

Foto: Beberapa anggota Dishub dengan Satlantas Polsek Kalibaru saat upacara sebelum melakukan operasi.

Foto: Beberapa anggota Dishub dengan Satlantas Polsek Kalibaru saat upacara sebelum melakukan operasi.

BANYUWANGI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi kembali menggelar operasi gabungan untuk angkutan barang dan orang. Operasi bersama jajaran Satlantas Polsek Kalibaru ini dilaksanakan di Jembatan Timbang Kalibaru manis, Jalan Raya Jember-Kalibaru,Rabu (10/10/2018) pagi sekira pukul 09.00 WIB.

Dalam operasi tersebut, hampir semua mobil angkutan barang dan orang diberhentikan petugas untuk dicek kelengkapan surat-surat kendaraannya serta bagaimana kondisi kendaraan.

Tak hanya itu, petugas juga memeriksa kelengkapan kendaraan seperti halnya dongkrak, segitiga pengaman dan kotak P3K.

Operasi seperti ini, selain untuk menertibkan para pengendara, juga untuk menekan terjadinya kecelakaan
lalu lintas. Apalagi saat ini di wilayah hukum Polsek Kalibaru sering terjadi kecelakaan, rata-rata tingkat pelajar yang sering mengalami kecelakaan.

Hal itu yang disampaikan oleh I Made Pasek Suparta, Kasi Pengawasan dan pengendalian angkutan jalan UPT DLLAJ Banyuwangi saat ditemui di sela-sela pelaksanaan operasi gabungan.

Masih menurut I Made Pasek Suparta, “Bagi  supir yang melakukan pelanggaran, maka langsung disidang di tempat.
Menurutnya, sejauh ini masih banyak supir yang melanggar dan ditilang, jumlahnya mencapai puluhan.”

“Para sopir ini bisa dibilang teledor atau lalai, karena perlengkapan kendaraan mereka ada, cuma lupa tidak dibawa. Khususnya dongkrak dan segitiga pengaman sangat dibutuhkan dan jangan sampai ditinggal kalau hendak beraktivitas. Karena kejadian ini sering terjadi, maka supir pun langsung ditilang,” kata I Made.

Dari hasil pemeriksaan, banyak supir yang surat-surat kendaraannya tidak lengkap, seperti SIM dan Uji KIR. Ada juga
plat nomor kendaraan yang tidak terlihat jelas dan bahkan kondisi ban yang batiknya habis serta terlihat pecah-pecah.

Baca Juga  Kepala UPTD Sempu (Siswanto) : Sumbangan Dan Jariyah Itu Tidak Boleh Memaksa Dan Jangan Timbul Dari Kepala Sekolah Dan Guru

“Hal seperti ini seharusnya tidak terjadi, karena dapat membahayakan pengendara,” imbuhnya.

Mendekati momen natal dan tahun baru, intensitas kendaraan di jalan akan meningkat drastis, sehingga Dishub pun akan gencar menggelar operasi setiap saat dan tempatnya akan berpindah-pindah.

“Dengan operasi seperti ini, selain untuk memberikan efek jera kepada para pengemudi, juga agar para supir lebih tertib lagi ke depannya,” pungkas I Made.

Penulis: MS.
Editor: Dny.

print
Iklan Banunanda Nias

Berita Populer

To Top