Leaderboard Leaderboard
Sulawesi Tengah

Bupati Morowali : Program Replanting Sawit Realisasi Janji Politik Saya

Photo Bupati Morowali, Drs. Taslim Program Replanting (peremajaan) Kelapa sawit.

Photo Bupati Morowali, Drs. Taslim saat membuka  Program Replanting (peremajaan) Kelapa sawit.

MOROWALI, IGLOBALNEWS.CO.ID – Bupati Morowali, Taslim katakan, Program Replanting (peremajaan) Kelapa sawit merupakan realisasi janji politik saya kepada masyarakat kecamatan Wita Ponda, Bumi Raya dan Kecamatan Bungku Barat.

Hal ini di sampaikan Taslim saat membuka Pertemuan Sosialisasi Peremajaan Kelapa Sawit Pekebun Sumber Dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa sawit (BPDP- KS) Tingkat Kabupaten Morowali yang dilaksanakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Morowali tahun 2018 yang di langsungkan di aula kantor Bupati Morowali pada rabu , (10/10/2018).

Menurut Taslim, dengan hadirnya program replanting membuat dirinya bahagia karena ini merupakan janjinya kepada masyarakat di kecamatan Wita Ponda, Bumi Raya, dan Kecamatan Bungku Barat yang didominasi perkebunan kelapa sawit serta merupakan wilayah penopan APBD Kabupaten Morowali.

” Dua puluh tahun silam sebelum masuk perusahaan sawit, ekonomi masyarakat sangat terpuruk, namum setelah itu, ekonomi masyarakat berubah menjadi baik dengan drastis ”

Olehnya, saya berfikir kondisi tersebut harus dipertahankan dengan cara melaksankan replanting plasma masyarakat.

Program replanting tiba tiba datang dari pemerintah pusat, olehnya mari kita duduk bersama untuk menyatukan persepsi dan jangan sampai dalam kesempatan ini kita gagal, dan kalau kita gagal bisa berakibat fatal dan melarat. Tuturnya.

Photo Peserta Sosialisasi Replanting Kelapa Sawit di aula kantor Bupati Morowali pada rabu , (10/10/2018).

Photo Peserta Sosialisasi Replanting Kelapa Sawit di aula kantor Bupati Morowali pada rabu , (10/10/2018).

Taslim menegaskan, ” Pihak yang terlibat dalam soaialisasi program replanting ini agar bersungguh sungguh mengikuti sehingga dapat menjadi wadah atau acuan masyarakat kelompok tani untuk melaksanakan program ini “.

kepada semua pihak yang terlibat dalam program ini agar berhati hati mengelola program ini dengan mengikuti petunjuk tekhnis (juknis) yang ada, karena dana yang digunakan bersumber dari pemerintah, dan itu pasti dipertanggung jawabkan. Imbau Taslim.

Baca Juga  Jalan Sehat dan Senam Maumere Warnai Hari Jadi Kabupaten Morowali

” saya tidak menginginkan dalam program ini ada yang melakukan kesalahan yang dapat berdampak kepada proses hukum “.

Dana yang dialokasikan pemerintah pusat menurut kebutuhan kegiatan jauh dari cukup, olehnya, pemerintah Kabupaten Morowali memandang perlu dukungan APBD dalam program replanting sebagai dana pendaping dan ini merupakan perhatian pemerintah kabupaten morowali kepada petani sawit. tutup Taslim

Peliput : Abd Rahman Tanra.
Editor : Aj.

print

Iklan pt bukit asam Iklan Visit Banten Iklan Caleg Banten Dapil Lebak Iklan SOAK

Berita Populer

To Top