Leaderboard
Hukum dan Kriminal

Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Miliki 239 Kg Sabu, Disidangkan di PN Tangerang

Sindikat Narkoba Jaringan Internasional Miliki 239 Kg Sabu, Disidangkan di PN Tangerang

TANGERANG, IGLOBALNEWS.CO.ID – Tiga terdakwa Sindikat jaringan narkoba internasional ditangkap Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Polri gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Tangerang Selatan dan Polsek Sepatan.

Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Polri gabungan berhasil mengamankan narkoba jenis sabu sebanyak 239 Kg dan 30.000 butir ekstasi yang disimpan di dalam 12 mesin cuci, di Komplek Pergudangan Dadap disidangkan di Pengadilan Negeri Tangerang pada Rabu (08/08/2018).

Ketiga terdakwa, yaitu; Andy Jony dan Indrawan berhasil diamankan Tim gabungan Satgassus Polri pada Rabu (12/02/2012) lalu di Gudang E.12 No 36 Kompleks Pergudangan Harapan Jaya Dadap.

Terdakwa ditangkap beserta barang bukti berupa narkoba jenis sabu siap edar yang sudah dikemas di dalam 228 bungkus plastik dan 30.0000 butir ekstasi.

Kemudian, satu orang benama Lim Toh Hing ditembak di tempat dan meninggal karena melawan saat penangkapan. Hal tersebut dikatakan oleh saksi polisi di persidangan.

Sewaktu persidangan, ketiga terdakwa di hadapan Ketua Majelis Hakim yaitu Elli Nuriasmean, para terdakwa yang didampingi penasehat hukumnya berdalih bahwa sabu dan ekstasi yang diamankan dari pergudangan Dadap adalah milik Perdinan, yang dalam berita acara pemeriksaan polisi masih DPO (Dalam Pencarian orang).

Setelah saksi polisi memberikan keterangan di persidangan menyangkut penangkapan ketiga terdakwa, ketua majelis hakim menanyakan kepada para terdakwa, “Apakah keterangan saksi polisi ada yang salah?” Para terdakwa menjawab ketika penangkapan di lokasi tidak melihat saksi.

Perbuatan terdakwa melakukan persekongkolan, mengimpor, menyimpan, memproduksi, mengedarkan narkoba golongan satu tanpa izin didakwa jaksa penuntut umum, Jaine. SH dengan pasal 112 ayat (2) , 131 dan 114 ayat (2) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman paling rendah 5 tahun atau paling tinggi hukuman mati.

Baca Juga  PN Tangerang Kabulkan Sebagian Gugatan Pasien RS Omni Internasional

Penulis: JP. Dasuha.
Editor: Dani.

print

Iklan Banunanda Nias

Berita Populer

To Top